You are on page 1of 27

A M

R E
S T
I A
T B
O
E
L
K I
T S
U M
R E
LATAR BELAKANG
■ Teori Metabolisme merupakan suatu desain dan teknologi arsitektur yang menunjukan vitalitas manusia.

■ Gerakan metabolisme berawal dari sebuah konferensi desain didunia dengan deklarasi pertamanya, Metabolism

1960 –“A Proposal fir a new Urbanism".

■ Manifesto Grup, Metabolisme: Proposal untuk Urbanisme Baru, dirilis pada tahun 1960 dan dibuka dengan
pernyataan berikut: "Metabolisme adalah nama kelompok, di mana setiap anggota mengusulkan desain lebih lanjut
dari dunia kita yang akan datang melalui desain dan ilustrasi konkretnya. Kami menganggap masyarakat manusia
sebagai proses vital - sebuah perkembangan berkelanjutan dari atom ke nebula. Alasan mengapa kita
menggunakan kata biologis semacam itu, metabolisme, adalah kita percaya desain dan teknologi seharusnya
menjadi denotasi masyarakat manusia. Kami tidak akan menerima metabolisme sebagai proses alami, tapi cobalah
untuk mendorong perkembangan metabolik aktif masyarakat kita melalui proposal kami. " Simpan gambar
ini! Model "Kota di Udara" oleh Arata Isozaki (1960).
Lanjutan ……

■ Tokoh – tokoh yang tergabung dalam buku tersebut terdiri dari arsitek Kiyonori Kikutake, Fumihiko Maki, Masato Otaka,

Kisho Korukawa dan Kiyoshi Awazu (desainer grafis).

■ Kata kunci Yang dicetuskan berbunyi :

“Kami memandang masyarakat manusia sebagai sebuah proses vital, pembangunan yang berkelanjutan dari atom ke Nebula”.

■ Ada 2 alasan yang menjadi elemen penting deklarasi tersebut:

• Mencerminkan perasaan mereka bahwa masyarakat manusia harus dipandang sebagai satu bagian dari entitas

perputaran alam yang didalamnya terdapat binatang dan tumbuhan.

• Mencerminkan kepercayaan mereka bahwa teknologi adalah sebuah tambahan atas perikehidupan manusia.
Ciri-ciri Arsitektur Metabolisme :

■ Bersifat utopis

■ Pengakomodasian ekologi,kultur dan tekhnologi berciri khas jepang

■ Penggunaan mega-structure yang dapat diadaptasi dengan pertumbuhan secara


horizontal maupun vertikal.

■ Desain bangunan tidak mengikuti paham gaya modern “Form follows Function” tapi
memungkinkan ruang dan bentuk dapat disesuaikan dengan perubahan fungsi di masa
depan.

■ Penerapan mega structure, yang diungkapkan dalam tekhnologi bangunan .


CONTOH DESAIN
Nakagin Capsule Tower,Minami-ku, Kota Osaka (1979-1983)
■ Dari bangunan ini dapat diketahui bahwa dari beberapa filosofi konsep
simbiosis yang ada, Kisho Kurokawa menggunakan 2 pendekatan
konsep, yaitu :

1. Pendekatan kosep Symbiosis with nature merupakan bentuk dari


sikap yang diambil saat melihat site di mana bangunan ini berdiri.
Memang bukan dalam artian ‘bagaimana bangunan ini dapat
sesuai dengan kondisi alam sekitarnya’ namun lebih kepada
usaha menyesuaikan luas bangunan dengan kebutuhan
manusianya. Hal ini dikarenakan lokasi National Bunraku Theatre
ini terletak pada area yang sangat padat di pusat Osaka dengan
luas lahan yang kecil. Sementara kebutuhan untuk ruang dan
fungsi yang ada sangat banyak, sehingga dapat diperkirakan
lahannya tidak memadai. Untuk itu, bangunan ini menggunakan
sistim bangunan bertingkat.
2. Pendekatan kosep Symbiosis of tradition and modern architecture
merupakan bentuk keinginan dari Kisho Kurokawa untuk
menggabungkan gaya Jepang yang sudah menjadi tradisi dengan
unsur modern saat ini. Unsur tradisional banyak diterapkan pada
interior , sedangkan unsur modern dapat dilihat dari penggunaan
bahan (beton) dan pada penggunaan teknologi canggih yang
mendukung pementasan teater. Kedua hal ini membuat
pengunjung merasa berada dalam ruang di masa lampau dengan
melihat pertunjukkan dari masa depan.
Melbourne Central, Melbourne, Australia (1986-1991)

■ Kisho Kurokawa menerapkan beberapa pendekatan konsep dari keseluruhan dasar filosofinya dalam

mendesain Melbourne central ini. Konsep yang dipakai adalah :

1) the Symbiosis of History and Present.

Pendekatan konsep yang pertama The Symbiosis of History and Present merupakan cara Kisho Kurokawa

dalam menciptakan suasana dua masa (lampau dan saat ini). Selain itu di area ini terdapat Shot Tower

yang merupakan bangunan lama. Keberadaan Shot Tower bukanlah suatu hal yang penting bila dilihat

dari sudut pandang arsitektur. Namun menjadi hal yang penting untuk ‘menyajikan’ bangunan lama di

antara bangunan-bangunan baru di masa sekarang secara bersama-sama.

2) the Symbiosis of Various Function

Pendekatan yang kedua The Symbiosis of Various Function merupakan jalinan dasar atas adanya

bermacam-macam ‘fungsi’ berbeda yang ada dalam kompleks tersebut. Dengan adanya konsep dasar

maka fungsi yang berbeda itu dapat memiliki satu alur.


A
R O
S R
I G
T A
E N
K I
T K
U
R
LATAR BELAKANG

■ Arsitektur organik adalah arsitektur yang menitik beratkan pada harmoni antara tempat tinggal manusia dan
alam. Sehingga desan-desain yang diciptakan menyatu dengan tapak dan lingkungan sekitarnya.

■ Istilah “arsitektur organik” itu sendiri diciptakan oleh arsitek Frank Lloyd Wright (1867-1959) pada sebuah
artikel di Architectural Record, agustus 1914 untuk menjelaskan filosofi dari gaya arsitekturnya.

■ Frank Lloyd berkata, bahwasanya dia bukanlah arsitek pertama yang meenggunakan gaya organik, namun
dia ingin menjelaskan dirinya sebagai salah satu arsitek dengan gaya arsiektur organik.

■ Pada arsitektur organik bentuk bangunan dan tapak adalah satu hal yang terpadu. Sehingga harus selaras
Antara tapak dan bangunan. Meskipun begitu, banyak juga bangunan bergaya organik yang kontras dengan
tapaknya (seperti FallingWater).
Karakteristik arsitektur organik
■ Bangunan yang memiliki hubungan dengan tapak, tapak menjadi titik fokus utama, bukan bangunannya
(juga lingkungan). Bangunan mengikuti bentuk tapak seolah-olah bangunan tumbuh seperti pohon di tapak
tersebut.

■ Bahan bangunan digunakan dengan cara yang sederhana sehingga menonjolkan karakter dan
mengoptimalisasikan warna, tekstur, dan kekuatan bangunan. Bahan bangunan tidak dibuat menyerupai
bahan bangunan yang lainnya. Bagaimana bahan bangunan satu dengan yang lainnya disatukan menjadi ciri
arsitekturnya. Wujud asli bangunan tersebut menjadi ekspresi. Dan tidak banyak menggunakan varian
bahan bangunan.

■ Bangunan memiliki efek melindungi, dan membuat pengguna tetap merasa terlindung, dan tidak terekpos.

■ Ruangan tidak tergabung dalam sebuah kotak, namun terpisah baik secara horizontal maupun vertical
mengikuti bentuk dan kontur tapak.
Lanjutan….

■ Proporsi bangunan dan perabot menggunakan skala tubuh manusia.

■ Bentuk dari bangunan menggambarkan alam, baik bentuk, warna, pola, tekstur,
proporsi, ritme, dan lain-lain. Arsitektur organic tidak meniru bulat-bulat bentuk alamiah,
namun membuat sebuah bangunan yang peduli terhadap hubungannya dengan alam.

■ Tidak semua bangunan memiliki ornament, namun apabila ada ornament, ornament
tersebut berkaitan dengan alam.

■ Perabot banyak yang diciptakan khusus untuk bangunan tersebut karena perabot
merupakan bagian dari desain itu sendiri
CONTOH DESAIN
Fallingwater, Pennsylvania (1936-1939)

■ Rumah rancangan Frank Lloyd Wright dinamakan


fallingwater karena gemericik air tidak pernah berhenti
menjadi bagian dari pemasukan unsur alam ke dalam
ruang-ruang sebagai musik alam.

■ Rumah ini menerapkan konsep menyatu dengan alam


yang sangat efektif, pada awalnya rumah ini untuk
peristirahatan pribadi tetapi kemudian hingga saat ini
dibuka untuk umum. Rumah ini menjorok dan melayang
di atas air terjun bernama Bear Run.
Price Tower, Oklahoma (1922-1955)

■ Frank Lloyd Wright memenangkan


sayembara perancangan Price Tower di
Bartlesville, Oklahoma pada tahun 1922. Tapi
bangunan ini baru dibangun 30 tahun
kemudian yaitu pada tahun 1955.

■ Unsur struktur organik terlihat jelas pada


konstruksi menara ini, terdiri dari inti atau
core yang menjadi struktur utama di tengah
badan, juga menjadi tempat saluran-saluran
mekanikal, elektrikal, dan elevator. Bagian ini
identik dengan batang pohon, yang selain
menjadi penyangga menjadi penyuplai bahan-
bahan dari tanah ke seluruh bagian.
A B
R R
S U
I T
T A
E L
K I
T S
U M
R E
LATAR BELAKANG

■ Brutalisme adalah gaya arsitektur yang melahirkan pembaharu gerakan arsitek dan berkembang
pada tahun 1950 sampai tahun 1970. Awal gaya sebagian besar diilhami oleh Arsitek Swiss, Le
Corbusier ( khususnya Unit d'Habitation) dan Ludwig Mies van der Rohe.

■ Istilah brutalisme ini dimulai dari bahasa Prancis Béton brut, atau " beton mentah". Bangunan
brutalist pada umumnya dibentuk dengan membentur blockish, geometris, dan bentuk berulang,
dan sering juga mengulang bentuk tapi tanpa adanya ornamen.

■ Tokoh dalam arsitektur Brutalisme, Antara lain : Le Corbusier, Michael Kopsa , Ludwig Mies van
der Rohe ,Paul Rudolph, Peter dan Alison Smithson, Sir Denys Lasdun, dll.
Ciri-ciri bangunan

■ Memiliki bentuk yang aneh, dan menyimpang dari kaidah-kaidah atau bentuk-bentuk pada masa sebelumnya.

■ Menggunakan sistem konstruksi beton exposed dengan permukaan bidang kasar yang dihasilkan oleh
perancah kasar atau sengaja dikasarkan setelah perancahnya di buka.

■ Struktur brutalis biasanya berat dan tidak ada proses pelapisan dengan lapisan pasir halus sebagai bahan
penutup akhir.

■ Bentuk arsitektur cenderung pada sifat-sifat kasar dan kaku serta pertentangan antara satu sama lain.

■ Menggunakan desain yang memadukan antara kehalusan beton dan tekstur-tekstur keras dalam bentuk
aslinya.

■ Dapat tersusun dari material lain, seperti batu bata dan kaca yang dapat memberikan kontribusi dalam
pembentukan block-like effect seperti halnya semen pada aliran brutalisme awal.
CONTOH DESAIN
Notre Dame Du Haut, Roncham, Perancis

■ Notre Dame Du Haut Roncham adalah sebuah kapel atau gereja kecil

yang terletak di kota Ronchamp, kurang lebih 300 KM sebelah timur kota

Paris.

■ Bentuk arsitektur Notre Dame cukup kontroversial. Bentuknya sangat

berbeda dengan bentuk – bentuk kapel atau gereja kecil pada lazimnya.

Dilihat sepintas Notre Dame tidak terlihat seperti sebiah kapel. Bentuk

Notre Dame tersebut banyak menimbulkan persepsi dari orang yang

melihatnya. Ada diantaranya yang menginterpretasikan dengan bentuk

kapal, topi Italia, burung merpati, tangan orang yang sedang berdoa,

bahkan ada yang mengatakan mirip seorang ibu dan anaknya. Bentuk

Notre Dame merupakan komposisi bidang – bidang lengkung seperti

kurva dan komposisi ketebalan dinding yang bervariasi sehingga secara

keseluruhan bangunan terlihat seperti massa seni patung (sklupture).


Boston City Hall (1963 – 1968)

■ Boston City Hall dibangun pada tahun 1963 – 1968 merupakan suatu

bangunan pemerintahan, dengan kontek urban plaza. Bangunan ini

didirikan di Boston, Massachusetts map.

■ Design bangunan ini merupakan hasil dari suatu kompetisi yang

dimenangkan oleh arsitek Kallman, McKinnell and Knowles Sistem

konstruksi yang digunakan adalah beton pracetak. Gaya bangunan ini

menggunakan gaya Brutalism yang dapat dilihat dari komposisi yang

tidak beraturan dari beton yang vertikal dan horizontal pada bagian

depan bangunan dan pada kanopi jendela.

■ Bangunan ini terdiri dari 3 lantai. Lantai pertama digunakan sebagai

ruang public. Yang dihubungkan oleh sirkulasi terbuka menggunakan

material batu bata, yang dapat juga digunakan sebagai tempat


A M
R O
S N
I U
T M
E E
K N
T T
U A
R L
LATAR BELAKANG

■ Arsitektur monumental mengadopsi berbagai perkembangan arsitektur dari zaman yunani sampai dengan
sekarang. Dengan demikian arsitektur monumental memiliki ruang lingkup yang cukup luas, sehingga
perkembangannya selalu mengikuti perkembangan zaman. Arsitektur monumental memberikan suatu citra
atau identitas yang mencerminkan suatu keadaan atau suatu gagasan dari keinginan si perancang dalam
menuangkan gagasan atau ide.

■ Dalam arsitektur monumental, ada beberapa unsur yang perlu diperhatikan.Unsur-unsur tersebut tidak hanya
berupa unsur fungsi, tetapi ada unsur pendukung lainnya seperti aspek arsitektural (tata letak, lingkungan,
teknologi, bahan dan elemen-elemen lainnya), sehingga didapatkan sebuah hasil yang tidak hanya sebuah
massa, tetapi juga memiliki pilosofi tertentu yang ingin disampaikan perancang.
Karakteristik arsitektur monumental

■ Bentuk tidak ditentukan hanya oleh fungsi tetapi semua aspek arsitektural (tata letak,
lingkungan, teknologi, bahan dan elemen-elemen lainnya yang tidak selalu fungsional.

■ Konsep lima diterapkan secara terpadu dengan konsep lainnya yang tidak selalu fungsional.

■ Pola pikir sejalan dengan perkembangan teknologi yang menghadirkan arsitektur yang otentik,
megah, dan scluptural.

■ Konsep kesederhanaan dan keheningan.

■ Seolah-olah suatu seni yang dicetak.


CONTOH DESAIN
Bandar Udara Trans World Airlines (TWA), di Kennedy New York (1956-1962)

■ Terminal Trans World Airlines barangkali merupakan desain SAARINEN yang


paling terkenal dengan ekspresi bangunan yang luar biasa. la dengan
sengaja memberikan kesan dramatis pada rancangannya ini, seolah-olah
bangunan ini bagai burung yang sedang melayang.

■ Struktur dasarnya terdiri dari empat hubungan bidang lengkung tipis yang
didukung oleh empat buah kolom beton berbentuk “Y”. Bentuk bidang
lengkung ini merupakan struktur cangkang beton yang berbentang lebar
dengan ke tinggian bangunan ± 15 meter dan panjang bangunan ±95 meter,
yang mewadahi/melingkapi keseluruhan ruangan penumpang di terminal.

■ SAARINEN dan konsultan engineernya ( Amman & Whitney) meletakkan


bentuk dasar dari lengkungan dalam desainnya untuk seluruh ruangan yang
ada di luar maupun di dalam bangunan dengan hasil terminal menjadi satu
dengan struktur yang tampil ekspresif sesuai dengan teknologi pada masa
itu. Penataan bentuk ruangan yang dinamis ini memberikan vista yang
berbeda-beda pada bangunan, dengan tidak melupakan fungsinya sebagai
airport. Kecintaannya terhadap kurva tampak dari interior Terminal TWA.
Daftar pustaka

ASSETICA AUGUSTYA LEONIRIZA.2010.” ARSITEKTUR BRUTALISME”


Penerbit, http://leoniassetica.blogspot.com/2010/01/arsitektur-brutalisme.html
Dosi Yosef. 2014. “Analisis Keterkaitan Aliran Arsitektur Brutalisme dan Heroikisme”
Penerbit, https://www.academia.edu/16735267/Analisis_Keterkaitan_Aliran_Arsitektur_Brutalisme_dan_Heroikisme
Gultom Tommy. 2013. “SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ARSITEKTUR BRUTALISME’’
Penerbit, http://perkembanganarsitekturdunia.blogspot.com/2013/01/sejarah-dan-perkembangan-arsitektur.html
Gultom Tommy. 2013. “NOTRE DAME DU HAUT RONCHAM’’
Penerbit, http://perkembanganarsitekturdunia.blogspot.com/2013/01/notre-dame-du-haut-roncham.html
P. Andin. 2015. “Aliran Arsitektur Organik”
Penerbit, http://architectureandbeauty.blogspot.com/2015/11/aliran-arsitektur-organik.html
PUTRI RIZKY NADIAH. 2015. “EERO SAARINEN, SANG MASTER ARSITEKTUR ABAD KE-20 AMERIKA”
Penerbit, https://rizkynadiahputri.wordpress.com/2015/10/11/eero-saarinen-sang-master-arsitektur-abad-ke-20-amerika/