Sie sind auf Seite 1von 9

Vergangenheit

Bella octa avenia


Zulfania rahmah
• Präsens adalah kalimat normal atau kalimat saat ini yang banyak kita
gunakan
• Prateritum adalah bentuk perubahan kata kerja sesuai dengan bentuk
Prateritum nya
• Perfekt adalah bentuk perubahan kata kerja Perfekt dilengkapi
dengan pilihan Hilfsverb dan bentuk Partizip Perfekt nya
prateritum
• Menyatakan kejadian lampau namun lebih banyak digunakan pada penulisan
majalah, artikel, dll
• pembentukan Prateritum hanya menggunakan “Verben” saja yang telah diubah
bentuknya menjadi bentuk Prateritum
• kata kerja ditempat kedua adalah kata kerja bentuk prateritumnya yang telah
dikonjugasikan
Subjek + Verben + Objek + Angabe

• Contoh
– Prasens : Ich gehe ins Kino am Wochenende
– Prateritum : Ich ging ins Kino am Wochenende
perfekt
• kejadian di waktu lampau dalam percakapan sehari-hari
• diperlukan 2 bagian untuk membuat kalimat, yakni “Hilfsverb (Kata Kerja
Bantu) dan Partizip Perfekt”
Hilfsverb adalah kata kerja bantu yang dibedakan dengan ” haben atau sein
“. Jadi pembentukan sebuah kalimat Perfekt diwajibkan untuk menggunakan
Hilfsverb.
Menentukan haben / sein
Pada prinsipnya sebagian besar kata kerja dalam Bahasa Jerman
menggunakan haben, sedangkan hanya sedikit yang menggunakan ” sein”.
Beberapa kata kerja yang menggunakan ” sein ” antara lain :
bleiben – ist geblieben, reisen – ist gereist, fahren – ist gefahren, fallen – ist
gefallen, sein – ist gewesen, gehen – ist gegangen, joggen – ist gejoggt,
kommen – ist gekommen, sterben – ist gestorben, werden – ist geworden,
laufen – ist gelaufen
sedangkan untuk sebagian besar sisanya kita menggunakan Hiflsverb haben
Partizip Perfekt adalah bentuk lampau dari sebuah kata kerja. Tiap kata
kerja memiliki bentuk Partizipnya
• hilfsverb diletakkan pada posisi 2 dan Partizip Perfekt diletakkan di
akhir kalimat sebelum titik
Subj + Hilfsverb (haben/sein) + Obj + Ang + Partizip Perfekt

• Contoh
– Prasens : Ich gehe ins Kino am Wochenende
– Perfekt : Ich bin ins Kino am Wochenende gegangen

– Prasens : Ich spiele Fussball mit den Freunden


– Perfekt : Ich habe Fussball mit den Freunden gespielt
• Praesens : Ich bin Lehrer Prateritum Perfekt
Subjek + Verben + Objek + Subj + Hilfsverb
Prateritum Ich war Lehrer
Angabe (haben/sein) + Obj + Ang +
Perfekt Ich bin Lehrer gewesen Partizip Perfekt

bin war bin gewesen

wohn wohnte Hat gewohnt

• Praesens : Meine Mutter wohnt in Medan


Prateritum Meine Mutter wohnte in Medan
Perfekt Meine Mutter hat in Medan gewohnt
geht ging Ist gegangen
• Praesens : Anita geht ins Supermarkt
Prateritum Anita ging Ins Supermarkt
Perfekt Anita ist Ins Supermarkt gegangen
perbedaan
perbedaan Präsens Prateritum Perfekt

penggunaan kalimat normal atau kalimat kejadian di waktu lampau kejadian di waktu lampau
saat ini yang banyak kita namun lebih banyak dalam percakapan sehari-
gunakan digunakan dalam penulisan hari.
artikel seperti pada buku, (sprechen)
koran, majalah dll
(schreiben)

Pembentukan kalimat Subjek + verben + objek + Subjek + Verben + Objek + Subj + Hilfsverb (haben/sein)
angabe Angabe + Obj + Ang + Partizip
Perfekt