Sie sind auf Seite 1von 43



Hey, ready
to study?

Come &
join us now!
A

 Geography is the science that studies similarity and


difference of geospheric phenomena with environmental
and regional point of view in spatial context. Basically,
scope of geography encompasses all phenomena that
happen on earth’s surface with some variations and
spatial organizations. Therefore, geography can obtain
data and facts anywhere and anytime. 

Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan


perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang
kelingkungan dan kewilayahan dalam konteks keruangan.
Secara mendasar, ruang lingkup ilmu geografi meliputi
segala fenomena yang terjadi di permukaan bumi dengan
berbagai variasi dan organisasi keruangannya. Oleh
karena itu, geografi dapat memperoleh data dan fakta
dimanapun dan kapanpun.
B DEVELOPMENT AND DEFINITION OF
GEOGRAPHY
PERKEMBANGAN DAN PENGERTIAN GEOGRAFI
1. Development of Geography/Perkembangan Geografi
 Geography was first proposed by Erathostenes in his
writing titled Geografika. Geography in the beginning meant
about earth’s surface, that involved soil, weather, sea, flora,
fauna, and humans. What was called earth in that area was
earth’s surface that had limited area. Slowly, men realized that
what was known about earth’s surface was obviously limited.
Facts in everyday life produced unsatisfactory feeling about
Geografi pertama whatkali
haddikemukakan
been learned. oleh Erathostenes
dalam tulisannya berjudul Geografika. Geografi pada
awalnya berarti tentang muka bumi, yang meliputi tanah,
iklim, laut, flora, fauna, maupun manusia. Yang disebut
bumi pada zaman itu adalah permukaan bumi yang masih
terbatas luasnya. Lambat laun, manusia menyadari
bahwa apa yang diketahui tentang muka bumi ternyata
masih terbatas. Fakta-fakta dalam kehidupan sehari-hari
“In the middle age,
Bernadus Veranus divided geography into two parts as
below.”
Pada abad pertengahan, Bernadus Veranus membagi
geografi
menjadi dua bagian dibawah ini:
Generalist Geography Specialist Geography
Geografi Generalis Geografi Spesialis

 it’s analysis encompassed  it’s analysis


phenomena of: lithosphere, encompassed demographic
hydrosphere, atmosphere, and and social problems 
shape of earth’s surface 

Kajiannya meliputi Kajiannya meliputi


fenomena: litosfer, masalah penduduk dan
hidrosfer, atmosfer, dan sosial
bentuk muka bumi
Fisis Determinis Posibilis
 According to fisis  According to posibilis
determinis point of view, point of view, humans
living organisms are besides being
influenced by natural law. influenced by nature,
Figures that followed this also had role in nature
point of view were Ratzel, according to the
Huntington, and Karl development of his
Richter  culture. This point of
view was pioneered by
Menurut pandangan fisis
Paul Vidal de La
determinis, mahluk hidup
Blanche 
dipengaruhi oleh hukum
alam. Tokoh penganut Menurut pandangan
pandangan ini antara lain posibilis, manusia
Ratzel, Huntington, and selain dipengaruhi oleh
Karl Richter alam, juga berperan
terhadap alam sesuai
Ratzel (1844-1895)
“His famous point of view was Labensraum (Living
Space). According to Ratzel, a country is a living
organism. In its process of development, a living
organism needs food, drink and living space. To satisfy
that need, he will find and dominate region around
him, especially the weak region.”
Pandangannya yang terkenal yaitu Labensraum (Living
Space). Menurut Ratzel, negara adalah organisme hidup.
Dalam proses perkembangannya, organisme hidup
memerlukan makan, minum dan ruang hidup. Untuk
memenuhi kebutuhan tersebut, diakan mencari dan
menguasai daerah di sekitarnya, terutama wilayah yang
lemah.
Huntington
“This American geographer saw geography by tressing on climate as life
determiner. He stated that people in medium climatic zone undergo very fast
development. While in region of tropical climate, desert, and polar climate,
the development is very slow.”
Ahli geografi dari Amerika ini memandang geografi dengan lebih
Ahli geografi dari Amerika ini memandang geografi dengan lebih
menekankan pada iklim sebagai penentu kehidupan. Dia
mengemukakan bahwa penduduk pada zona iklim sedang mengalami
kemajuan yang sangat pesat. Sedangkan pada wilayah iklim tropis,
iklim gurun dan kutub, perkembangannya sangat lambat.

Ferdinan Von Ricthoffen (1838-1905)


“Ferdinan was a German geographer. He argued that geography was a study
about phenomena and properties of earth’s surface and its inhabitants that
were arranged based on position and tried to explain interaction between
those phenomena and properties.”

Ferdinan adalah ahli geografi yang berkebangsaan Jerman. Dia


mengemukakan bahwa geografi adalah suatu studi tentang gejala
dan sifat-sifat permukaan bumi serta penduduknya yang disusun
berdasarkan letak dan mencoba menjelaskan interaksi antara gejala
Paul Vidal De La Blanche
“He argued that geography was a study about
quality of countries”
Dia mengemukakan bahwa geografi adalah
suatu studi tentang kualitas negara-negara.

Richard Hartshorne
“According to this geographer, geography was a
science that tries to describe and interptrete
characteristics and variables of one region to
another region on earth’s surface.”
Menurut ahli geografi ini, geografi adalah
suatu disiplin ilmu yang mencoba
menggambarkan dan menginterprestasikan
karakteristik variabel dari wilayah yang satu
ke wilayah yang lain di permukaan bumi.
Preston E. James
“He argued that geography is the mother
of all sciences”

Dia berpendapat bahwa geografi


merupakan induk dari semua ilmu
atau geography is the mother of all
sciences.
2. The Definition of Geography/Pengertian Geografi

 Literally, geography comes from Greek words, that is


geo that means earth, and graphien tahat means
description. That description involves human
environmental nature in certain places. Therefore, human
nowledge about environmental nature in certain place,
including its difference and similarity, can be considered
as geographical knowledge.
Secara harfiah, geografi berasal dari bahasa
Yunani, yaitu geo yang berarti bumi, dan graphien
yang berarti gambaran (deskripsi). Deskripsi
tersebut meliputi alam lingkungan manusia pada
tempat-tempat tertentu. Oleh karena itu,
pengetahuan manusia tentang alam lingkungan
pada tempat-tempat tertentu, termasuk
perbedaan dan persamaannya, dapat diartikan
sebagai pengetahuan geografi.
I Made Sandy
“Geography is a science that studies/ analyzes
about the earth and everything on it, such as
people, fauna, flora, climate, air, and all of their
Geografi adalah ilmu yang mempelajari/mengkaji
interaction.”
tentang bumi dan segala sesuatu yang ada di
atasnya, seperti penduduk, fauna, flora, iklim,
udara, dan segala interaksinya.
Bintarto
“Geography ia a science that tells and explains
about earth’s surface, analyzes natural and
demographical phenomena; learns specific
characteristics in life and tries to find the function
on earth’s
Geografi elements
adalah ilmuinpengetahuan
space and time.yang
menceritakan dan menerangkan sifat bumi,
menganalisis gejala alam dan penduduk;
mempelajari corak yang khas dalam
kehidupan dan berusaha mencari fungsi
unsur-unsur bumi dalam ruang dan waktu.
“Geography is a science that studies geospheric
similarities and differences and the interaction
between humans and their environment from
environmental point of view in spatial and
regional contexts.”
Geografi adalah ilmu yang mempelajari
persamaan dan perbedaan geosfer dan
interaksi antara manusia dengan
lingkungannya dengan sudut pandang
kelingkungan dalam konteks keruangan
CNSEP
KO N
SI A L
ESEN AFI
R
GEOG 1 Concept of Location/Konsep Lokasi
“Concept of location in geography analyzes the positive and
negative aspects of a place on earth’s surface”
Konsep lokasi dalam geografi dalam menganalisis aspek positif dan
negatif suatu tempat di permukaan bumi.
a. Absolute Location, that is location of a region based on latitude and
longitude/ Lokasi Absolut, yaitu lokasi suatu wilayah yang
didasarkan pada garis lintang dan garis bujur.
example: astronomically, the location of Indonesia is between 6 °
North Latitude-11° South Latitude and 95 ° East Longitude-141° of
East Longitude./ contoh: secara astronomis lokasi negara Indonesia
b. terletak
Relativeantara 6 ° LU-11
Location , that °isLSthe
danlocation
95 ° BT-141
of a °region
BT. on earth’s
surface that has changing properties because it is
influenced by the regions around it./ Lokasi Relatif, yaitu
suatu lokasi wilayah di permukaan bumi yang sifatnya
dapat berubah-ubah karena dipengaruhi daerah
sekitarnya.
example: land in urban area is usually more expensive/
2
Concept of Distance/Konsep Jarak
“Distance is a natural separator. Distance is related with
location and efforts to satisfy basic needs of life.”
Jarak merupakan pembatas yang bersifat alami. Jarak
berkaitan dengan lokasi dan upaya pemenuhan kebutuhan
pokok
Example: Land that is kehidupan.
located far from a highway is cheaper/
tanah yang jaraknya jauh dari jalan raya, harganya lebih
murah.
3 Concept of Achievability/Konsep Keterjangkauan
“Achievability is related to the condition of earth’s surface. For example: a
region is isolated because its earth’s surface condition causes it to be hard to
reach. Dependency commonly changes according to the development of
economy, science and technology and transportation”
Keterjangkauan berkaitan dengan kondisi permukaan bumi. Misalnya: suatu
daerah terisolasi karena kondisi permukaan buminya menyebabkannya sulit
dijangkau. Ketergantungan pada umumnya berubah sejalan dengan
perkembangan ekonomi, iptek dan transportasi.
Example: a village that is surrounded by swamps and forest is
usually harder to reach than a village that is located on the beach /
desa yang dikelilingi rawa dan hutan biasanya sulit dijangkau
daripada desa yang terletak di tepi pantai.
4 Concept of Pattern/ Konsep Pola
“Pattern is related to dependency on various geographical phenomena
on earth’s surface. Geography learns about patterns of form and
spreading of geographical phenomena.”
Pola berkaitan dengan ketergantungan pada bentuk fenomena
geografi di permukaan bumi. Geografi mempelajari pola-pola bentuk
Example: Pattern of river in fold regions is commonly trellis / pola
dan persebaran fenomena geografi.
sungai di daerah Lipatan pada umumnya trellis.

5
Concept of Morphology/ Konsep Morfologi
“Concept of morphology corresponds to the shape of earth’s
surface as product of endogenic and exogenic powers.”
Konsep morfologi berkaitan dengan bentuk muka bumi sebaga
hasil tenaga endogen dan eksogen.
Example: Highland in Puncak Bogor, its land is used
for tea plantation / dataran tinggi di daerah Puncak
Bogor, lahannya dimanfaatkan untuk perkebunan
teh.
6Concept of Agglomeration/ Konsep Aglomerasi
“Agglomeration is spread that tends to group in a region that is
relatively narrow and most profitable”
Aglomerasi merupakan kecenderungan persebaran yang bersifat
mengelompok pada suatu wilayah yang relatif sempit dan yang
paling menguntungkan.
Example: in Kalimantan island its inhabitants commonly group
along river courses / di pulau Kalimantan penduduknya umumnya
mengelompok sepanjang aliran sungai

Concept
7 of Utility Value/ Konsep Nilai Kegunaan
“Utility value is geographical phenomenon or natural
resources on earth’s surface that is relative to each other
among regions.”
Nilai kegunaan fenomena geografi atau sumber daya di
permukaan bumi bersifat relatif antara wilayah yang satu
Example: the sea has more utility value for
dengan yang lain.
fishermen, compared to farmers / laut memiliki
nilai kegunaan bagi para nelayan, dibandingkan
petani.
8 Concept of Interaction/ Konsep Interaksi
“interaction is mutual relationship between two regions or more
that can produce new phenomena, appearance and problems. In
interaction, one phenomenon depends on another.”
Interaksi merupakan hubungan timbal balik antara dua wilayah atau
lebih yang dapat menimbulkan gejala, kenampakan dan
permasalahan baru. Dalam interaksi, gejala yang satu dengan yang
lain saling tergantung.
Example: interaction of city-village happens because there are
differences of natural potentials, for example: the village produces
raw material, while the city produces industrial products. Because
both regions need each other, then interaction happens. / interaksi
kota-desa terjadi, karena adanya perbedaan potensi alam, misalnya:
desa menghasilkan bahan baku, sedangkan kota menghasilkan
barang industri. Karena kedua wilayah saling membutuhkan, maka
terjadi interaksi.
Jangan ngantuk ya…
Laper ya liat akyu…, bentar
juga kelar…., buka mata
lebar-lebar, ni…
9
Concept of Area Differentiation/ Konsep Diferensiasi Area
“Area differentiation corresponds to interregional characteristics on
earth’s surface. Concept of area differentiation is used to study
differences of geographical phenomena between one region and
another on earth’s surface.”
Diferensiasi area berkaitan dengan perbedaan corak antar wilayah di
permukaan bumi. Konsep diferensiasi area digunakan untuk
mempelajari perbedaan gejala geografi antara wilayah yang satu
Example: the dengan
kindsyang lain di
of plant permukaan
cultivated inbumi.
bumi
highland will be
different from the kinds of plant in low lands, here are
some example from Junghuhn’s climate:/ jenis tanaman
yang dibudidayakan, antara dataran tinggi, akan
berbeda dengan jenis tanaman di dataran rendah,
berikut ini beberapa contoh yang terdapat pada
klasifikasi iklim Junghuhn:
a. Zone of height 0-700 m, the kinds of plants cultivated
are: sugarcane, coconut, corn, and riceplant/ zona
dengan ketinggian 0-700 m, jenis tanaman yang
dibudidayakan yaitu: tebu, kelapa, jagung, dan padi.
b. Zone of height more that 2500 m, the kind of its plants
10 Concept of Spatial Interrelatedness/ Konsep
Keterkaitan Ruang
“Spatial interrelatedness shows spread
relationship between one phenomenon and
another, both in terms of physical or non-physical
phenomena.”
Keterkaitan ruangan menunjukkan derajat
keterkaitan persebaran antara fenomena yang satu
dengan yang lain,
Example: ruralbaik
and yang
urbanmenyangkut fenomena
areas, for example:
inhabitants fisik maupun
of urban non-fisik.
region need foodstuff from
the rural area, on the contrary inhabitants of the
rural area need to market their natural products
to the city./wilayah pedesaan dan perkotaan,
misalnya: penduduk kota memerlukan bahan
pangan dari desa, sebaliknya penduduk desa
perlu memasarkan hasil alamnya ke kota.
D
PRINCIPLES OF GEOGRAPHY / PRINSIP
GEOGRAFI
Theoretically, geographical principles are as follows / secara
teoritis, prinsip-prinsip geografi adalah sebagai berikut:

Spreading Principle/Prinsip Interrelationship Principle/


Penyebaran
Prinsip Interrelasi
“Spreading principle can be used
to describe geographical “Interrelationship principle is used
phenomena and facts in the map, to analyze the relationship
also to express relationship
between one geographical between physical and non-
phenomenon and another. That is physical phenomena. That
because the spreading of principle can express geographical
geographical phenomena and phenomena or facts in a certain
facts is not uniform from one
region to another region.” region.”
Prinsip penyebaran dapat Prinsip interrelasi digunakan
digunakan untuk menggambarkan untuk menganalisis hubungan
gejala dan fakta geografi dalam antara gejala fisik dan
peta serta mengungkapkan
hubungan antara gejala geografi nonfisik.prinsip tersebut dapat
Descriptive Principle/Prinsip Chorological Principle/Prinsip
Deskripsi Korologi
“Descriptive principle in geography is
“By chorological principle we can
used to give further illustration about
geographical phenomena and analyze geographical
problem analyzed. This principle phenomena, facts, and problems
does not only show description in the seen from their spreading,
form of a map, but also in the form interrelationship and interaction
of a diagram, graph or table.” in space.”
Prinsip deskripsi dalam geografi Dengan prinsip korologi dapat
digunakan untuk memberikan dianalisis gejala, fakta, dan
gambaran lebih jauh tentang gejala
masalah geografi ditinjau dari
dan masalah geografi yang
dianalisis. Prinsip ini tidak hanya penyebaran, interrelasi dan
menampilkan deskripsi dalam bentuk interaksinya dalam ruang.
peta, tetapi juga dalam bentuk
diagram, grafik, maupun tabel.

Keep
your
spirit
on!
E
ASPECTS OF GEOGRAPHY / ASPEK GEOGRAFI
“In broad outline, geography can be devided into two parts,
physical geography and human geography, physical geography
studies about physical aspects, while human (social) geography
studies about social aspects. Those two aspects have influence on
the environment of human life.”
Secara garis besar, geografi dapat dibagi menjadi dua bagian,
yaitu geografi fisis dan geografi manusia, geografi fisis
mempelajari aspek fisik, sedangkan geografi manusia (geografi
sosial) mempelajari aspek sosial. Kedua aspek tersebut
“Physical aspects terhadap
berpengaruh involve: earth’s relief,kehidupan
lingkungan mineral and structure of
manusia.
rocks, water, weather and climate, flora also fauna. Meanwhile,
social aspects involve aspects of social, politics, economy and
culture. In geography, those two aspects always relate to other
sciences”
Aspek fisik meliputi: relief bumi, mineral dan struktur batuan, air,
cuaca dan iklim, flora dan fauna. Sedangkan aspek sosial meliputi
aspek sosial, politik, ekonomi dan budaya. Kedua aspek tersebut
selalu berhubungan dengan disiplin ilmu lain.
Aspek alami
GEOLOGI METEOROLOGI
HIDROGRAFI
Geomorfologi Klimatologi
Oseanografi

BIOLOGI ASTRONOMI
GEODESI
Biogeografi
Geografi-ras Geografi
Matematis
GEOGRAFI
GEOGRAFI
ANTHRO SEJARAH
POLOGI Geografi
kesejarahan
Etnografi

SOSIOLOGI POLITIKOLOGI
EKONOMI
Geografi Geografi politik
Geografi
sosial
Aspek ekonomi
manusiawi

Mutual relationship between geography and other


“Geography has mutual relationship with 10 other
sciences, that relationship causes the birth 10 new
sciences. Example: relationship between geography
and economics gives birth to economic geography.”
Geografi mempunyai hubungan timbal balik dengan 10
disiplin ilmu lainnya. Hubungan tersebut melahirkan
10 disiplin ilmu baru. Contohnya hubungan antara
geografi Physical Aspects/
dengan ilmu Aspek
ekonomi Fisikgeografi
melahirkan
“Examples of physical ekonomi.
aspects that can influence
human life are as follows:/contoh aspek fisik
yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia
antara lain seperti berikut:
a. Climate and its elements/iklim dan unsur-
unsurnya:
“climatic condition on earth’s surface varies. The
factors that form of Indonesian region is
archipelago that has four basic climatic
characteristics, they are:/keadaan iklim di
Four basic climatic characteristics/empat sifat dasar iklim:
1. Annual average temperature is high/suhu rata-rata tahunan
tinggi.
2. Has two seasons that is rainy season and dry season/memiliki
dua musim yaitu penghujan dan kemarau.
3. Free from the blow of typhoons./bebas dari hembusan angin
taifun.
4. High air humidity/kelembaban udara yang tinggi.

“The influence of climate on human activity such as the fishermen


start to go to sea (sail to the sea) at night, because they use the
land breeze, on the contrary at day time, fishermen come back to
the land by using sea breeze.”
Pengaruh iklim terhadap aktivitas manusia seperti para nelayan
pada malam hari mulai berlayar ke laut (melaut), karena
memanfaatkan angin darat, sebaliknya siang hari nelayan kembali
(berlabuh) ke darat, hal itu memanfaatkan angin laut.
Task/tugas:
1. Why are clothes in regions that have cold climate tend to
be thick, what factor influences the phenomenon?
Explain./mengapa wilayah yang memiliki iklim dingin model
bajunya tebal-tebal, faktor apa yang berpengaruh terhadap
fenomena tersebut?jelaskan.
2. Why do fishermen seldom go to the sea in the transitional
season?explain./mengapa pada musim pancaroba, para
nelayan jarang yang melaut, jelaskan.
b. Relief of Earth/Relief Bumi
“Earth’s relief is the highness and lowness of earth’s
surface. The influences of earth’s relief on human life such
as in lowlands are easier to build transportation system.”/
relief bumi adalah tinggi rendahnya permukaan bumi.
Pengaruh relief bumi terhadap kehidupan manusia
diantaranya dataran rendah lebih mudah untuk
membangun sistem transportasi.
“while the influence of earth’s relief on the growth of
plants can be learned in Junghuhn’s classification such
as: / sedangkan pengaruh relief bumi terhadap
pertumbuhan tanaman dapat kita pelajari dalam klasifikasi
iklim Junghun, seperti:
a. Hot Zone/Zona Panas (0-700 m)
The kinds of plants that live there are riceplant, corn,
sugarcane, and coconut. / jenis tanamannya padi, jagung,
tebu, dan kelapa.
b. Cold Zone/Zona Dingin (more than/lebih dari 2500 m)
Task/tugas:
“why do towns in lowlands develop faster than
those in highlands? explain”
Mengapa kota-kota yang terletak di dataran
rendah lebih cepat berkembang, bila
dibandingkan di daerah dataran tinggi?
Jelaskan.
c. Earthquake/gempa bumi

“Earthquake, whether tectonic or volcanic, greatly


influences human life. Indonesia is one of the
countries in the world that is sensitive to those two
kind of earthquake. Geologically, our country lies in
the path of mountains and continental platse.”
Gempa bumi, baik tektonik maupun vulkanik, sangat
berpengaruh terhadap kehidupan manusia. Indonesia
merupakan salah satu negara di dunia yang rawan
terhadap kedua jenis gempa tersebut. Secara
The effect produced
geologis, by berada
negara kita earthquake on the
di jalur life on earth’s
pegunungan dan
surface is very vast,lempeng
example:benua.
the presence of tectonic
earthquake can help geologist to determine the content
of minerals in lithosphere./dampak yang ditimbulkan
oleh gempa bumi terhadap kehidupan di permukaan
bumi sangatlah luas, contohnya.:adanya gempa tektonik
dapat membantu ahli geologi untuk menentukan
kandungan mineral yang terkandung dalam litosfer.
Task/tugas:
Why didn’t the earthquake in Bantul and
Yogya produce tsunami, and what is condition
for the happening of tsunami? Explain.
Mengapa peristiwa gempa di Bantul dan
Yogya tidak mengakibatkan tsunami, dan apa
syarat terjadinya tsunami. Jelaskan.
Social Aspects/Aspek Sosial
“Social aspects of geography that can influence
human life, for example are population, mobility
of population, and the spread of population.” /
Aspek sosial geografi yang dapat
mempengaruhi kehidupan manusia, misalnya
penduduk, mobilitas penduduk dan persebaran
a. Population/penduduk
penduduk.
“The number of Indonesian population occupies 4th rank in the
world after the People’s Republic of China, India, and USA,
while in southeast Asia region, Indonesia occupies first rank.
Large potency of population can either support or hinder
development.”
Jumlah penduduk Indonesia menempati urutan ke 4 dunia setelah
RRC, India, dan USA, sedangkan di kawasan Asia Tenggara,
Indonesia menduduki urutan pertama. Potensi penduduk yang
The potency of population that can support development
among others are:/ potensi penduduk yang dapat
mendukung pembangunan antara lain:
1. Productive aged population is a source of labor/
penduduk usia produktif merupakan sumber tenaga kerja.
2. Large population can be used as developmental
manpower / penduduk yang banyak dapat dimanfaatkan
sebagai tenaga pembangunan.
3. High quality of manpower can be used as experts /
kualitas sumber dayaExample/
manusiacontoh :
yang tinggi dapat digunakan
sebagai
“industrial activities in tenaga
Indonesia are ahli.
centered in Java island,
one of the factors underlying it is the number of
population. The large population in Java island supports
industrial activities in the case of: kegiatan industri di
Indonesia terpusat di pulau Jawa, salah satu faktornya
adalah jumlah penduduk. Penduduk yang banyak di pulau
Jawa dapat mendukung aktivitas industri dalam hal:
a. Supply of workers/ penyediaan tenaga kerja.
b. Mobility of Population/ Mobilitas Penduduk
“the social aspects of geography that corresponds to
mobilization of population is urbanization. The effects of
urbanization for urban regions are the spread of slums
and high criminality rate, meanwhile the effects for rural
area is the decrease of agricultural productivity as the
effect of losing young workers.”
Aspek sosial geografi yang berkaitan dengan mobilitas
penduduk yaitu urbanisasi. Akibat urbanisasi bagi wilayah
perkotaan adalah makin meluasnya perkampungan kumuh
dan tingkat kriminalitas yang tinggi, sedangkan akibat
bagi daerah pedesaan adalah penurunan produktivitas
c.pertanian
hasil Spreading of Population/
sebagai Penyebaran
akibat dari kehilangan tenaga
Penduduk
kerja muda.
“the spreading of Indonesia population is not
uniform. Most of the population is concentrated
in Java island. Penyebaran penduduk di
Indonesia tidak merata. Sebagian besar
Wider effects of ununiform spreading of population are as follows:/
Dampak yang lebih luas dari penyebaran penduduk yang tidak
merata adalah sebagai berikut:

1. Development is not evenly distributed/ pembangunan


kurang merata.
2. Utilization of natural resources is not optimum./
pemanfaatan sumber daya alam tidak optimal.
3. In Java island, agricultural land decreases because it is
used for housing./ di pulau Jawa, lahan pertanian semakin
sempit karena dimanfaatkan untuk lahan perumahan.
4. The areas outside Java lack manpower, resulting in the
delay of development in the areas./ wilayah di luar pulau
Jawa kekurangan tenaga kerja, sehingga berdampak
To overcome
daerahthe problem
luar Jawa of Indonesia population
pembangunannya that is
kurang large and
lancar.
not uniformly distributed, the government has tried to make
transmigration program, eventhough that program has not been
quite successful.
Untuk mengatasi penduduk Indonesia yang banyak dan tidak
merata, pemerintah telah berupaya melaksanakan program
transmigrasi, walaupun program tersebut belum berhasil secara
Task/tugas:
Most of Indonesian population is found in Java island. Explain the
factors that support that statement.
Sebagian besar penduduk Indonesia terdapat di pulau Jawa. Jelaskan
faktor apa yang mendukung pernyataan tersebut.
F
THE SCOPE OF GEOGRAPHY / RUANG LINGKUP
GEOGRAFI
Geography is a science that studies interaction beween man and his environment,
so geography has clear objects and scope. The object of geography basically is
divided into two, that is material objects and formal objects.
Geografi merupakan ilmu yang mempelajari interaksi antara manusia dan
lingkungannya, sehingga geografi memiliki obyek dan ruang lingkup kajian yang
jelas. Obyek kajian geografi pada dasarnya terbagi dua: yaitu obyek material dan
obyek formal.

“The material objects of geography are geospheric phenomena that cover several
layers, they are lithosphere, atmosphere, hydrosphere, biosphere and
athrosphere. Meanwhile, the formal objects correspond to points of view on a
spatial phenomenon on earth’s surface.”
Obyek material geografi berupa fenomena geosfer yang terdiri dari beberapa
lapisan yaitu litosfer, atmosfer, hidrosfer, biosfer dan antroposfer. Sedangkan
obyek formalnya berkaitan dengan cara pandang terhadap suatu gejala keruangan
di muka bumi.
Formal objects of geography are indicators and differenciators from other sciences,
while the scope of geographical study enables man to gets answer to quenstions from
the world around that emphasize on spatial and ecological aspects. Geographical study
involves the earth, its aspects and formation process, causal and spatial relation of
humans with their environment, also the interaction of humans with the environment
around them.
Obyek formal ilmu geografi merupakan indikator dan daya pembeda dengan ilmu-ilmu
lain, sedangkan ruang ruang lingkup kajian geografi memungkinkan manusia
memperoleh jawaban atas pertanyaan dunia sekelilingnya yang menekankan pada
aspek spasial, dan ekologis. Bidang kajian geografi meliputi bumi, aspek dan proses
yang membentuknya, hubungan kausal dan spasial manusia dengan lingkungannya,
serta interaksi manusia dengan lingkungan sekitarnya.
“Rhoad Murphey in his book, “The Scope of Geography”,
proposed three scopes of geographical study./ Rhoad
Murphey, dalam bukunya “The Scope of Geography”,
mengemukakan tiga pokok ruang lingkup studi geografi.

a. Geography learns the spread and relation of mankind on earth’s surface. Besides, it
studies about spatial aspects of humans living place also how to use it./ geografi
mempelajari persebaran dan relasi umat manusia di permukaan bumi. Selain itu,
juga mengkaji aspek keruangan tempat hidup manusia serta bagaimana manusia
memanfaatkannya.
b. Geography studies mutual relationship between man with physical environment
(nature) as part of regional diversity study. / geografi mempelajari hubungan timbal
balik antara manusia dengan lingkungan fisik (alam) sebagai bagian studi
keanekaragaman wilayah.
c. Geography studies a regional frame and analyses a region that has specific
characteristics/ geografi mempelajari kerangka regional dan analisis dari region yang
mempunyai ciri khusus.
Topological aspect/ Location/letak
Aspek topologi Area/luas
Shape/bentuk
Border/batas
Abiotic aspect/
Soil/tanah
aspek abiotik Water/air
Climate/iklim
Physical environment/
Biotic aspect/
Lingkungan fisik Human/manusia
aspek biotik Animal/hewan
Plant/tanaman

Tradition/ tradisi,adat
Group/kelompok
Geographic environment/ Social aspect/ Society/masyarakat
Lingkungan geografi aspek sosial Social institution/
lembaga sosial

Industry/ industri
Economic aspect/ Trade/ perddagangan
Non-physical environment/ aspek ekonomi Plantation/ perkebunan
Transport/ transpor
Lingkungan non fisik Pasar dan sebagainya
Cultural aspect/
aspek budaya Education/ pendidikan
Religion/ agama
Language/ bahasa
Political aspect/ Arts, etc/ kesenian, dll
aspek politik
Government/ pemerintahan
Political affairs/ kepartaian

Diagram of environment analysis in geography/ Bagan analisis lingkungan dalam geografi


G CLASSIFICATION AND BRANCHES OF GEOGRAPHY/
KLASIFIKASI DAN CABANG GEOGRAFI
In broad outline, geographical science can be classified into two parts as follows:/ secara garis
besar, ilmu geografi dapat diklasifikasikan menjadi dua bagian, sebagai berikut:

1. Physical Geography/ Geografi Fisik


Physical geography is a branch of geography that studies physical phenomena on
earth’s surface. The study of physical geography is supported by several sciences
below/ geografi fisik adalah cabang geografi yang mempelajari gejala fisik di muka
bumi. Pengkajian geografi fisik ditunjang oleh ilmu-ilmu dibawah ini:

a. Geology/ Geologi.
b. Pedology/ Pedologi.
c. Astronomy/ Astronomi.
d. Oceanology/ Oseanologi.
e. Climatology/ Klimatologi.
f. Meteorology/ Meteorologi.
g. Volcanology/ Vulkanologi.
h. Seismology/ Seismologi
i. Geophysics/ Geofisika.
j. Biogeography/ Biogeografi.
2. Social Geography/ Geografi Manusia Geografi Sosial
Social geography is a branch of geography that covers population aspects and
human activities that consist of economic, politics, social, and cultural activities. /
geografi sosial adalah cabang geografi yang bidang studinya meliputi aspek
kependudukan dan aktivitas manusia yang terdiri dari aktivitas ekonomi, politik,
sosial, dan budaya.

Branches of social geography are as follows:/ cabang-cabang geografi


sosial adalah sebagai berikut:

a. Human geography/ Geografi Manusia.


b. Anthropogeography/ Antropogeografi.
c. Polytical geography/ Geografi politik.
d. Regional geography/ Geografi regional.
e. Population geography/ Geografi penduduk.
f. Economic geography/ Geografi ekonomi.
g. Rural geography/ Geografi pedesaan.
h. Urban geography/ Geografi kota.
To Learn More…