Sie sind auf Seite 1von 10

DISFUNGSI KOLON

AKIBAT KELAINAN KONGENITAL


HIRSCHPUNG’S DISEASE
• Kelainan bawaan berupa aganglionosis usus
mulai dari sfingter anal internal ke arah
proksimal dengan panjang segmen tertentu
Pengaturan Fungsi Sistem
Pencernaan

Pengaturan Pengaturan
Saraf hormonal

Pleksus
Sistem saraf Sistem saraf Mienterikus/
ekstrinsik intrinsik Auerbach
Terletak diantara lapisan otot
longitudinal dan otor sirkular
Persarafan
parasimpatis & Pleksus Meissner
simpatis
Terletak di dalam submukosa
Persarafan Intrinsik

Guyton, 12 th ed.
DISFUNGSI KOLON
HIRSCHPRUNG’S DISEASE …

• Aganglionosis saraf intrinsik


• Hipertrofi persarafan usus eksterna terutama
saraf kolinergik.
• Berkurangnya fungsi usus dan peristaltik yang
tidak terkoordinasi → obstruksi fungsional
Congenital Aganglionesis
(Hirschsprung’s disease)

Tidak ada pleksus Serabut saraf dan otot


Rectosigmoid colon
neuron di segmen polos menebal

Tidak adanya peristaltik


Daya propulsif tidak Daya peristaltik tidak serta spingter rectum
ada ada [tidak mempunyai daya
dorong]
DAFTAR PUSTAKA
1. Wylie R. Motility disoders and hirshsprung disease. In:
Kliegman RM, Jenson HB, Berhman RE, Stanton BF, editors.
Nelson textbook of pediatrics. 18th edition. Philadelphia:
Elsivier Saunders; 2007.p. 1565-1567
2. Lee SL, Shekherdimian S, DuBois. Hirschsprung disease. Cited
from: www.emedicine.medscape.com. 26 febuari 2009.
3. Kartono D. Penyakit Hirschsprung. Jakarta: Sagung Seto; 2004.
h.1-62