Sie sind auf Seite 1von 39

TUGAS AKHIR

METODE STATISTIKA

disusun sebagai tugas akhir mata kuliah Metode Statistika


Dosen Pengampu: Drs. Sudargo, M.Si.

oleh:
Mohammad Agung Nugroho
11310071
6I

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA

FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS PGRI SEMARANG

2014
DATA AWAL
No X1 X2 Y1 Y2 Z1 Z2
12 93 60 21,5 25 2 3
13 146 85 27 27 1 1
14 118 73 26,5 26 2 2
15 114 58 21,5 28 1 3
16 123 64 22 22 2 1
17 107 76 20 23 1 2
18 115 51 22 25 2 3
19 135 69 23 21 1 1
20 140 67 21,5 24 2 2
21 144 80 25,5 26 1 3
22 135 95 29 30 2 1
23 147 87 27,5 27 1 2
24 120 74 23,5 20 2 3
25 119 62 20,5 24 1 1
26 118 63 20 25 2 2
27 140 80 25 26 1 3
28 146 86 27 28 2 1
29 104 43 17 20 1 2
30 98 69 17 25 2 3
31 85 65 23 24 2 3
32 100 70 24 24 1 1
33 105 70 24 30 2 2
34 95 68 25 20 1 3
35 121 85 18 20 2 1
36 123 80 14 20 1 2
37 110 75 12 15 2 3
38 79 60 29 25 1 1
39 85 65 18 20 2 2
40 112 65 30 26 1 3
41 115 75 30 29 2 1
Keterangan:
X1 : Sikap
X2 : Minat
Y1 : Prestasi Sebelum Latihan
Y2 : Prestasi Sesudah Latihan
Z1 : Jenis Kelamin (Laki-laki(1), Perempuan (2))
Z2 : Fasilitas Belajar (Kurang(1), Sedang(2), Lebih(3))

1
Pertanyaan:

1. a. H0: Sampel X1 berasal dari populasi yang berdistribusi normal


H1: Sampel X1 berasal dari populasi yang tidak berdistribusi normal
2. Apakah nilai rata-rata X2 sama dengan 75 secara signifikan?
3. b. H0: σY12 = σY22
H1: σY12 ≠ σY22
4. Apakah ada perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata siswa laki-laki dan
perempuan?
5. Apakah ada perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata siswa sebelum dan sesudah
diberi latihan intensif?
6. Apakah ada pengaruh antara fasilitas belajar dan prestasi belajar?
7. Apakah ada korelasi antara variabel:
a. X1 dan X2
b. Y1 dan Y2
c. Lakukan uji keberartian koefisien korelasi 7b
d. X1, X2, dan Y1
8. Bagaimana persamaan regresi linier antara:
a. X1 dan X2
b. Y1 dan Y2
c. X1, X2, dan Y1
d. Jelaskan arti dari setiap koefisien regresi 8a
e. Lakukan uji keberartian koefisien regresi 8a
f. Lakukan uji linieritas 8a
g. Jelaskan arti dari setiap koefisien regresi 8c
h. Lakukan uji keberartian koefisien regresi 8c
i. Lakukan uji linieritas 8c
9. Anava dua arah.

2
Jawab
1. a. H0: Sampel X1 berasal dari populasi yang berdistribusi normal
H1: Sampel X1 berasal dari populasi yang tidak berdistribusi normal
 Statistik uji yang digunakan Uji Lilliefors
Prosedur pengujian hipotesis nol:
a) Pengamatan x1, x2, ..., xn dijadikan bilangan baku z1, z2, ..., zn dengan
xi− x̅
menggunakan rumus zi = , (x̅ dan s masing-masing merupakan rata-rata dan
s
simpangan baku sampel).
b) Untuk tiap bilangan baku ini dan menggunakan daftar distribusi normal baku,
kemudian dihitung peluang F(zi) = P(z ≤ zi)
c) Selanjutnya dihitung proporsi z1, z2, ..., zn yang lebih kecil atau sama dengan zi.
banyaknya z1,z2,...,zn yang ≤zi
Jika proporsi ini dinyatakan oleh S(zi), maka S(zi) = .
n

d) Hitung selisih F(zi) – S(zi) kemudian tentukan harga mutlaknya.


|F(zi) – S(zi)|
e) Ambil harga yang paling besar di antara harga-harga mutlak selisih tersebut.
Sebutlah harga terbesar ini L0.
(Sudjana, 1996: 466-467)
 α = 0,05
 Kriteria Uji
- Terima H0 jika Lhitung < Ltabel
- Tolak H0 jika Lhitung ≥ Ltabel
 Perhitungan
- Perhitungan menggunakan Microsoft Excel.
Berikut adalah data yang telah diurutkan dan dihitung menggunakan Microsoft
Excel.
zi
No X1 (xi – x̅) (xi – x̅)2 zi F(zi) S(zi) |F(zi) – S(zi)|
Tabel
38 79 -37,4 1398,76 -1,94 0,3264 0,1736 0,03333 0,1402667
31 85 -31,4 985,96 -1,63 0,4484 0,0516 0,1 0,0484
39 85 -31,4 985,96 -1,63 0,4484 0,0516 0,1 0,0484
12 93 -23,4 547,56 -1,21 0,3869 0,1131 0,13333 0,0202333
34 95 -21,4 457,96 -1,11 0,3665 0,1335 0,16667 0,0331667
30 98 -18,4 338,56 -0,95 0,3289 0,1711 0,2 0,0289
32 100 -16,4 268,96 -0,85 0,3032 0,1968 0,23333 0,0365333

3
29 104 -12,4 153,76 -0,64 0,2389 0,2611 0,26667 0,0055667
33 105 -11,4 129,96 -0,59 0,2224 0,2776 0,3 0,0224
17 107 -9,4 88,36 -0,49 0,1879 0,3121 0,33333 0,0212333
37 110 -6,4 40,96 -0,33 0,1293 0,3707 0,36667 0,0040333
40 112 -4,4 19,36 -0,23 0,091 0,409 0,4 0,009
15 114 -2,4 5,76 -0,12 0,0478 0,4522 0,43333 0,0188667
18 115 -1,4 1,96 -0,07 0,0279 0,4721 0,5 0,0279
41 115 -1,4 1,96 -0,07 0,0279 0,4721 0,5 0,0279
14 118 1,6 2,56 0,08 0,0319 0,5319 0,56667 0,0347667
26 118 1,6 2,56 0,08 0,0319 0,5319 0,56667 0,0347667
25 119 2,6 6,76 0,13 0,0517 0,5517 0,6 0,0483
24 120 3,6 12,96 0,19 0,0754 0,5754 0,63333 0,0579333
35 121 4,6 21,16 0,24 0,0948 0,5948 0,66667 0,0718667
16 123 6,6 43,56 0,34 0,1331 0,6331 0,73333 0,1002333
36 123 6,6 43,56 0,34 0,1331 0,6331 0,73333 0,1002333
19 135 18,6 345,96 0,96 0,3315 0,8315 0,8 0,0315
22 135 18,6 345,96 0,96 0,3315 0,8315 0,8 0,0315
20 140 23,6 556,96 1,22 0,3888 0,8888 0,86667 0,0221333
27 140 23,6 556,96 1,22 0,3888 0,8888 0,86667 0,0221333
21 144 27,6 761,76 1,43 0,4236 0,9236 0,9 0,0236
13 146 29,6 876,16 1,53 0,437 0,937 0,96667 0,0296667
28 146 29,6 876,16 1,53 0,437 0,937 0,96667 0,0296667
23 147 30,6 936,36 1,58 0,4429 0,9429 1 0,0571
∑ 3492 10815,2
x̅ 116,4
s2 372,937931
s 19,31160094
Maksimal 0,140266667

 Analisis Hasil
Lhitung = harga yang paling besar di antara harga-harga mutlak selisih |F(zi) – S(zi)|.
Maka Lhitung = 0,140266667
Menurut daftar XIX(11), nilai kritis L untuk Uji Lilliefors dengan n = 30 dan taraf
nyata α = 0,05 didapatkan Ltabel = 0,161, sehingga
Maka 0,140266667 < 0,161
Jadi Lhitung < Ltabel
 Keputusan Uji
H0 diterima.
 Kesimpulan
Sampel X1 berasal dari populasi yang berdistribusi normal.

4
2. Apakah nilai rata-rata X2 sama dengan 75 secara signifikan?
UJI DUA PIHAK
 Hipotesis
H0: Nilai rata-rata X2 sama dengan 75 secara signifikan (μ = 75)
H1: Nilai rata-rata X2 tidak sama dengan 75 secara signifikan (μ ≠ 75)
 α = 0,05
 Statistik uji yang digunakan uji dua pihak dengan distribusi t (σ tidak diketahui)
𝑥̅ − 𝜇0
𝑡= 𝑠
⁄ 𝑛

x  Rata - rata
 0  nilai pembanding
s  Simpangan baku
n  Banyaknya data
 Kriteria Uji
- Terima H0 jika –t(1 – ½ α) < thitung < t(1 – ½ α)
- Tolak H0 jika thitung ≤ –t(1 – ½ α) atau thitung ≥ t(1 – ½ α)
 Perhitungan
Perhitungan menggunakan Microsoft Excel.
No X2 (xi – x̅) (xi – x̅)2
12 60 -10,66666667 113,7777778
13 85 14,33333333 205,4444444
14 73 2,333333333 5,444444444
15 58 -12,66666667 160,4444444
16 64 -6,666666667 44,44444444
17 76 5,333333333 28,44444444
18 51 -19,66666667 386,7777778
19 69 -1,666666667 2,777777778
20 67 -3,666666667 13,44444444
21 80 9,333333333 87,11111111
22 95 24,33333333 592,1111111
23 87 16,33333333 266,7777778
24 74 3,333333333 11,11111111
25 62 -8,666666667 75,11111111
26 63 -7,666666667 58,77777778
27 80 9,333333333 87,11111111
28 86 15,33333333 235,1111111
29 43 -27,66666667 765,4444444

5
30 69 -1,666666667 2,777777778
31 65 -5,666666667 32,11111111
32 70 -0,666666667 0,444444444
33 70 -0,666666667 0,444444444
34 68 -2,666666667 7,111111111
35 85 14,33333333 205,4444444
36 80 9,333333333 87,11111111
37 75 4,333333333 18,77777778
38 60 -10,66666667 113,7777778
39 65 -5,666666667 32,11111111
40 65 -5,666666667 32,11111111
41 75 4,333333333 18,77777778
∑ 2120 3690,666667
x̅ 70,6667
s2 127,264
s 11,2812
μ0 75
thitung -2,1039

 Analisis Hasil
ttabel = tdk(1 – ½ α) = t(29)(0,975) = 2,04
Terima H0 jika –2,04 < thitung < 2,04
thitung = –2,1039
Maka –2,1039 < –2,04
Jadi thitung < –t(1 – ½ α)
 Keputusan Uji

0,025 0,025

–2,04 2,04
–2,1039

H0 ditolak.
 Kesimpulan
Jadi nilai rata-rata X2 tidak sama dengan 75 secara signifikan.

6
UJI SATU PIHAK KANAN
 Hipotesis
H0: Nilai rata-rata X2 sama dengan 75 secara signifikan (μ = 75)
H1: Nilai rata-rata X2 tidak sama dengan 75 secara signifikan (μ > 75)
 α = 0,05
 Statistik uji yang digunakan uji satu pihak kanan dengan distribusi t (σ tidak
diketahui)
𝑥̅ − 𝜇0
𝑡= 𝑠
⁄ 𝑛

x  Rata - rata
 0  nilai pembanding
s  Simpangan baku
n  Banyaknya data
 Kriteria Uji
- Terima H0 jika thitung < t(1 – α)
- Tolak H0 jika thitung ≥ t(1 – α)
 Perhitungan
Perhitungan menggunakan Microsoft Excel.
No X2 (xi – x̅) (xi – x̅)2
12 60 -10,66666667 113,7777778
13 85 14,33333333 205,4444444
14 73 2,333333333 5,444444444
15 58 -12,66666667 160,4444444
16 64 -6,666666667 44,44444444
17 76 5,333333333 28,44444444
18 51 -19,66666667 386,7777778
19 69 -1,666666667 2,777777778
20 67 -3,666666667 13,44444444
21 80 9,333333333 87,11111111
22 95 24,33333333 592,1111111
23 87 16,33333333 266,7777778
24 74 3,333333333 11,11111111
25 62 -8,666666667 75,11111111
26 63 -7,666666667 58,77777778
27 80 9,333333333 87,11111111
28 86 15,33333333 235,1111111
29 43 -27,66666667 765,4444444

7
30 69 -1,666666667 2,777777778
31 65 -5,666666667 32,11111111
32 70 -0,666666667 0,444444444
33 70 -0,666666667 0,444444444
34 68 -2,666666667 7,111111111
35 85 14,33333333 205,4444444
36 80 9,333333333 87,11111111
37 75 4,333333333 18,77777778
38 60 -10,66666667 113,7777778
39 65 -5,666666667 32,11111111
40 65 -5,666666667 32,11111111
41 75 4,333333333 18,77777778
∑ 2120 3690,666667
x̅ 70,6667
s2 127,264
s 11,2812
μ0 75
thitung -2,1039

 Analisis Hasil
ttabel = tdk(1 – α) = t(29)(0,950) = 1,70
Terima H0 jika thitung < 1,70
thitung = –2,1039
Maka –2,1039 < 1,70
Jadi thitung < –t(1 – ½ α)
 Keputusan Uji

0,05
daerah terima
Ho

–2,1039 1,70

H0 diterima.
 Kesimpulan
Jadi nilai rata-rata X2 sama dengan 75 secara signifikan.

8
UJI SATU PIHAK KIRI
 Hipotesis
H0: Nilai rata-rata X2 sama dengan 75 secara signifikan (μ = 75)
H1: Nilai rata-rata X2 tidak sama dengan 75 secara signifikan (μ < 75)
 α = 0,05
 Statistik uji yang digunakan uji satu pihak kanan dengan distribusi t (σ tidak
diketahui)
𝑥̅ − 𝜇0
𝑡= 𝑠
⁄ 𝑛

x  Rata - rata
 0  nilai pembanding
s  Simpangan baku
n  Banyaknya data
 Kriteria Uji
- Terima H0 jika thitung > –t(1 – α)
- Tolak H0 jika thitung ≤ –t(1 – α)
 Perhitungan
Perhitungan menggunakan Microsoft Excel.
No X2 (xi – x̅) (xi – x̅)2
12 60 -10,66666667 113,7777778
13 85 14,33333333 205,4444444
14 73 2,333333333 5,444444444
15 58 -12,66666667 160,4444444
16 64 -6,666666667 44,44444444
17 76 5,333333333 28,44444444
18 51 -19,66666667 386,7777778
19 69 -1,666666667 2,777777778
20 67 -3,666666667 13,44444444
21 80 9,333333333 87,11111111
22 95 24,33333333 592,1111111
23 87 16,33333333 266,7777778
24 74 3,333333333 11,11111111
25 62 -8,666666667 75,11111111
26 63 -7,666666667 58,77777778
27 80 9,333333333 87,11111111
28 86 15,33333333 235,1111111
29 43 -27,66666667 765,4444444

9
30 69 -1,666666667 2,777777778
31 65 -5,666666667 32,11111111
32 70 -0,666666667 0,444444444
33 70 -0,666666667 0,444444444
34 68 -2,666666667 7,111111111
35 85 14,33333333 205,4444444
36 80 9,333333333 87,11111111
37 75 4,333333333 18,77777778
38 60 -10,66666667 113,7777778
39 65 -5,666666667 32,11111111
40 65 -5,666666667 32,11111111
41 75 4,333333333 18,77777778
∑ 2120 3690,666667
x̅ 70,6667
s2 127,264
s 11,2812
μ0 75
thitung -2,1039

 Analisis Hasil
ttabel = tdk(1 – α) = t(29)(0,950) = 1,70
Terima H0 jika thitung < 1,70
thitung = –2,1039
Maka –2,1039 < –1,70
Jadi thitung < –t(1 – α)
 Keputusan Uji

0,05
daerah
terima Ho

–2,1039 – 1,70

H0 ditolak.
 Kesimpulan
Jadi nilai rata-rata X2 tidak sama dengan 75 secara signifikan.

10
3. MENGUJI KESAMAAN DUA VARIANS
 Hipotesis
H0: σY12 = σY22
H1: σY12 ≠ σY22
 α = 0,05
 Statistik uji yang digunakan uji dua pihak kanan dengan distribusi F
2
s1
F 2
s2
s12 = Varians Y1
s22 = Varians Y2
 Kriteria Uji
- Terima H0 jika F(1 – ½ α)(n1 – 1, n2 – 1) < Fhitung < F ½ α (n1 – 1, n2 – 1)
- Tolak H0 jika Fhitung ≤ F(1 – ½ α)(n1 – 1, n2 – 1) atau Fhitung ≥ F ½ α (n1 – 1, n2 – 1)
 Perhitungan
Perhitungan menggunakan Microsoft Excel.
No Y1 (yi – y̅) (yi – y̅)2 Y2 (yi – y̅)2 (yi – y̅)2
12 21,5 -1,3 1,69 25 0,83333 0,6944444
13 27 4,2 17,64 27 2,83333 8,0277778
14 26,5 3,7 13,69 26 1,83333 3,3611111
15 21,5 -1,3 1,69 28 3,83333 14,694444
16 22 -0,8 0,64 22 -2,1667 4,6944444
17 20 -2,8 7,84 23 -1,1667 1,3611111
18 22 -0,8 0,64 25 0,83333 0,6944444
19 23 0,2 0,04 21 -3,1667 10,027778
20 21,5 -1,3 1,69 24 -0,1667 0,0277778
21 25,5 2,7 7,29 26 1,83333 3,3611111
22 29 6,2 38,44 30 5,83333 34,027778
23 27,5 4,7 22,09 27 2,83333 8,0277778
24 23,5 0,7 0,49 20 -4,1667 17,361111
25 20,5 -2,3 5,29 24 -0,1667 0,0277778
26 20 -2,8 7,84 25 0,83333 0,6944444
27 25 2,2 4,84 26 1,83333 3,3611111
28 27 4,2 17,64 28 3,83333 14,694444
29 17 -5,8 33,64 20 -4,1667 17,361111
30 17 -5,8 33,64 25 0,83333 0,6944444
31 23 0,2 0,04 24 -0,1667 0,0277778
32 24 1,2 1,44 24 -0,1667 0,0277778
33 24 1,2 1,44 30 5,83333 34,027778

11
34 25 2,2 4,84 20 -4,1667 17,361111
35 18 -4,8 23,04 20 -4,1667 17,361111
36 14 -8,8 77,44 20 -4,1667 17,361111
37 12 -10,8 116,64 15 -9,1667 84,027778
38 29 6,2 38,44 25 0,83333 0,6944444
39 18 -4,8 23,04 20 -4,1667 17,361111
40 30 7,2 51,84 26 1,83333 3,3611111
41 30 7,2 51,84 29 4,83333 23,361111
∑ 684 606,8 725 358,16667
y̅ 22,8 24,1667
s2 20,9241 12,350575

 Analisis Hasil
 F(1 – ½ α)(n1 – 1, n2 – 1) = F(0,975)(29, 29)
1
F(0,05) (29)(29)= 1,86 sehingga F(1 – 0,05)(29)(29) atau F(0,95)(29)(29) = 1,86 = 0,538
1
F(0,01)(29)(29) = 2,40 sehingga F(1 – 0,01)(29)(29) atau F(0,99)(29)(29) = 2,40 = 0,417

1
Didapat F(0,95)(29)(29) = 1,86 = 0,538

1
F(0,99)(29)(29) = 2,40 = 0,417

F(0,975)(29)(29) = F(0,99)(29)(29) + x
{F(0,95)(29)(29)− F(0,99)(29)(29)}{0,99−0,975}
Dimana x = 0,99−0,95
(0,538−0,417)(0,99−0,975)
x=
0,04
(0,121)(0,015)
x= 0,04

x = 0,0454

F(0,975)(29)(29) = 0,417 + 0,0454 = 0,4624

 F ½ α (n1 – 1, n2 – 1) = F (0,025) (29, 29)


F(0,05) (29)(29) = 1,86
F(0,01)(29)(29) = 2,40
F(0,025)(29)(29) = F(0,05) (29)(29) + x
{F(0,01)(29)(29)−F(0,05)(29)(29)}{0,05−0,025}
Dimana x = 0,05−0,01
(0,54) (0,025)
x= 0,04

x = 0,3375

12
F(0,025)(29)(29) = 1,86+ 0,3375 = 2,1975

Terima H0 jika 0,4624 < Fhitung < 2,1975


20,9241
Fhitung = 12,350575 = 1,69418

Maka 0,4624 < 1,69418 < 2,1975


Jadi F(1 – ½ α)(n1 – 1, n2 – 1) < Fhitung < F ½ α (n1 – 1, n2 – 1)
 Keputusan Uji
H0 diterima.
 Kesimpulan
Jadi nilai varians siswa sebelum latihan (Y1) sama dengan nilai varians siswa setelah
latihan (Y2). (σY12 = σY22)

4. Apakah ada perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata siswa laki-laki dan
perempuan?
UJI KESAMAAN DUA RATA-RATA Nilai Sebelum Latihan (Y1)
 Hipotesis
H0: Tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata siswa laki-laki dan
perempuan sebelum latihan (μ1 = μ2)
H1: Ada perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata siswa laki-laki dan
perempuan sebelum latihan (μ1 ≠ μ2)
 α = 0,05
 Statistik uji yang digunakan uji dua pihak dengan distribusi t (σ tidak diketahui)

y1  y 2
t
1 1
s 
n1 n 2
keterangan :
t  distribusi t
y1  Rata - rata varians pertama y1 
y 2  Rata - rata varians kedua y 2 
s  Simpangan baku
n 1  Jumlah data pertama
n 2  Jumlah data kedua

 Kriteria Uji
- Terima H0 jika –t(1 – ½ α) < thitung < t(1 – ½ α)
13
- Tolak H0 jika thitung ≤ –t(1 – ½ α) atau thitung ≥ t(1 – ½ α)
 Perhitungan
Perhitungan menggunakan Microsoft Excel.
Y1 Y1
No (yi – y̅) (yi – y̅)2 (yi – y̅)2 (yi – y̅)2
Laki-laki Perempuan
1 27 3,5 12,25 21,5 -0,6875 0,4726563
2 21,5 -2 4 26,5 4,3125 18,597656
3 20 -3,5 12,25 22 -0,1875 0,0351563
4 23 -0,5 0,25 22 -0,1875 0,0351563
5 25,5 2 4 21,5 -0,6875 0,4726563
6 27,5 4 16 29 6,8125 46,410156
7 20,5 -3 9 23,5 1,3125 1,7226563
8 25 1,5 2,25 20 -2,1875 4,7851563
9 17 -6,5 42,25 27 4,8125 23,160156
10 24 0,5 0,25 17 -5,1875 26,910156
11 25 1,5 2,25 23 0,8125 0,6601563
12 14 -9,5 90,25 24 1,8125 3,2851563
13 29 5,5 30,25 18 -4,1875 17,535156
14 30 6,5 42,25 12 -10,1875 103,78516
15 18 -4,1875 17,535156
16 30 7,8125 61,035156
∑ 329 267,5 355 326,4375
y̅ 23,5 22,1875
s2 20,576923 21,7625
S 4,5361793 4,66502947
sgabungan 4,574291
thitung 0,7840412

 Analisis Hasil
dk = n1 + n2 – 2 = 14 + 16 – 2 = 28
ttabel = tdk(1 – ½α) = t(28)(0,975) = 2,05
Terima H0 jika –2,05 < thitung < 2,05
thitung = 0,7840412
Maka –2,05 < 0,7840412 < 2,05
Jadi –t(1 – ½ α) < thitung < t(1 – ½ α).
 Keputusan Uji
H0 diterima.
 Kesimpulan

14
Jadi tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata siswa laki-laki dan
perempuan sebelum latihan (μ1 = μ2).

UJI KESAMAAN DUA RATA-RATA Nilai Sesudah Latihan Intensif (Y2)


 Hipotesis
H0: Tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata siswa laki-laki dan
perempuan sesudah latihan intensif (μ1 = μ2)
H1: Ada perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata siswa laki-laki dan
perempuan sesudah latihan intensif (μ1 ≠ μ2)
 α = 0,05
 Statistik uji yang digunakan uji dua pihak dengan distribusi t (σ tidak diketahui)

y1  y 2
t
1 1
s 
n1 n 2
keterangan :
t  distribusi t
y1  Rata - rata varians pertama y1 
y 2  Rata - rata varians kedua y 2 
s  Simpangan baku
n 1  Jumlah data pertama
n 2  Jumlah data kedua

 Kriteria Uji
- Terima H0 jika –t(1 – ½ α) < thitung < t(1 – ½ α)
- Tolak H0 jika thitung ≤ –t(1 – ½ α) atau thitung ≥ t(1 – ½ α)
 Perhitungan
Perhitungan menggunakan Microsoft Excel.
Y2 Y2
No (yi – y̅) (yi – y̅)2 (yi – y̅)2 (yi – y̅)2
Laki-laki Perempuan
1 27 2,92857 8,57653 25 1,375 1,89063
2 28 3,92857 15,4337 26 2,375 5,64063
3 23 -1,0714 1,14796 22 -1,625 2,64063
4 21 -3,0714 9,43367 25 1,375 1,89063
5 26 1,92857 3,71939 24 0,375 0,14063
6 27 2,92857 8,57653 30 6,375 40,6406
7 24 -0,0714 0,0051 20 -3,625 13,1406
8 26 1,92857 3,71939 25 1,375 1,89063

15
9 20 -4,0714 16,5765 28 4,375 19,1406
10 24 -0,0714 0,0051 25 1,375 1,89063
11 20 -4,0714 16,5765 24 0,375 0,14063
12 20 -4,0714 16,5765 30 6,375 40,6406
13 25 0,92857 0,86224 20 -3,625 13,1406
14 26 1,92857 3,71939 15 -8,625 74,3906
15 20 -3,625 13,1406
16 19 -4,625 21,3906
∑ 337 104,929 378 251,75
y̅ 24,0714 23,625
s2 8,07143 16,7833
s 2,84103 4,09675
sgabungan 3,51434
thitung 0,34711

 Analisis Hasil
dk = n1 + n2 – 2 = 14 + 16 – 2 = 28
ttabel = tdk(1 – ½α) = t(28)(0,975) = 2,05
Terima H0 jika –2,05 < thitung < 2,05
thitung = 0,34711
Maka –2,05 < 0,34711 < 2,05
Jadi –t(1 – ½ α) < thitung < t(1 – ½ α).
 Keputusan Uji
H0 diterima.
 Kesimpulan
Jadi tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata siswa laki-laki dan
perempuan sesudah latihan intensif (μ1 = μ2).

5. Apakah ada perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata siswa sebelum dan sesudah
diberi latihan intensif?
UJI KESAMAAN DUA RATA-RATA
 Hipotesis
H0: Tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata siswa sebelum dan
sesudah diberi latihan intensif (μ1 = μ2)
H1: Ada perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata siswa sebelum dan sesudah
diberi latihan intensif (μ1 ≠ μ2)
 α = 0,05

16
 Statistik uji yang digunakan uji dua pihak dengan distribusi t (σ tidak diketahui)

y1  y 2
t
1 1
s 
n1 n2

keterangan :
t  distribusi t
y1  Rata - rata varians pertama y1 
y 2  Rata - rata varians kedua y 2 
s  Simpangan baku
n 1  Jumlah data pertama
n 2  Jumlah data kedua

 Kriteria Uji
- Terima H0 jika –t(1 – ½ α) < thitung < t(1 – ½ α)
- Tolak H0 jika thitung ≤ –t(1 – ½ α) atau thitung ≥ t(1 – ½ α)
 Perhitungan
Perhitungan menggunakan Microsoft Excel.
No Y1 (yi – y̅) (yi – y̅)2 Y2 (yi – y̅)2 (yi – y̅)2
12 21,5 -1,3 1,69 25 0,83333 0,69444
13 27 4,2 17,64 27 2,83333 8,02778
14 26,5 3,7 13,69 26 1,83333 3,36111
15 21,5 -1,3 1,69 28 3,83333 14,6944
16 22 -0,8 0,64 22 -2,1667 4,69444
17 20 -2,8 7,84 23 -1,1667 1,36111
18 22 -0,8 0,64 25 0,83333 0,69444
19 23 0,2 0,04 21 -3,1667 10,0278
20 21,5 -1,3 1,69 24 -0,1667 0,02778
21 25,5 2,7 7,29 26 1,83333 3,36111
22 29 6,2 38,44 30 5,83333 34,0278
23 27,5 4,7 22,09 27 2,83333 8,02778
24 23,5 0,7 0,49 20 -4,1667 17,3611
25 20,5 -2,3 5,29 24 -0,1667 0,02778
26 20 -2,8 7,84 25 0,83333 0,69444
27 25 2,2 4,84 26 1,83333 3,36111
28 27 4,2 17,64 28 3,83333 14,6944
29 17 -5,8 33,64 20 -4,1667 17,3611
30 17 -5,8 33,64 25 0,83333 0,69444
31 23 0,2 0,04 24 -0,1667 0,02778
32 24 1,2 1,44 24 -0,1667 0,02778

17
33 24 1,2 1,44 30 5,83333 34,0278
34 25 2,2 4,84 20 -4,1667 17,3611
35 18 -4,8 23,04 20 -4,1667 17,3611
36 14 -8,8 77,44 20 -4,1667 17,3611
37 12 -10,8 116,64 15 -9,1667 84,0278
38 29 6,2 38,44 25 0,83333 0,69444
39 18 -4,8 23,04 20 -4,1667 17,3611
40 30 7,2 51,84 26 1,83333 3,36111
41 30 7,2 51,84 29 4,83333 23,3611
∑ 684 606,8 725 358,167
y̅ 22,8 24,1667
s2 20,9241 12,3506
s 4,57429 3,51434
sgabungan 4,10247
thitung -1,2902

 Analisis Hasil
dk = n1 + n2 – 2 = 30 + 30 – 2 = 58
ttabel = tdk(1 – ½α) = t(58)(0,975) = 2,00
Terima H0 jika –2,00 < thitung < 2,00
thitung = -1,2902
Maka –2,00 < -1,2902< 2,00
Jadi –t(1 – ½ α) < thitung < t(1 – ½ α).
 Keputusan Uji
H0 diterima.
 Kesimpulan
Jadi tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata siswa sebelum dan
sesudah diberi latihan intensif (μ1 = μ2).

6. Apakah ada pengaruh antara fasilitas belajar dan prestasi belajar?


ANALISIS VARIANS SATU ARAH
 Hipotesis
H0: Nilai rata-rata pada data Y2 menurut ketiga jenis fasilitas belajar yang berlainan
adalah sama (μ1 = μ2 = μ3)
H1: Nilai rata-rata pada data Y2 menurut ketiga jenis fasilitas belajar yang berlainan
adalah tidak sama (minimal satu tanda sama dengan tidak berlaku)
 α = 0,05

18
 Statistik uji yang digunakan adalah uji analisis varians satu arah dengan distrisbusi F
Ay (k  1)
F
Dy  ni  1
Keterangan :
Ry  J 2 /  ni dengan J  J 1  J 2  .....  J k
J 1  Jumlah data ke - 1
J 2  Jumlah data ke - 2
J k  Jumlah data ke - k
 
Ay   J i / n i  Ry
2

Y 2
 jumlah kuadrat - kuadrat(JK )dari semua nilai pengamatan
Dy   Y 2  Ry  Ay

Daftar Analisis Varians

Sumber variasi Dk JK KT F

Rata-rata 1 Ry R=Ry/1

Antar kelompok k-1 Ay A=Ay/(k-1) A/D

Dalam kelompok 
 ni 1  Dy D=Dy/  ni 1 
Total  ni Y
2 - -

 Kriteria Uji
- Terima H0 jika Fhitung < F(1-α), (v1, v2)
- Tolak H0 jika Fhitung ≥ F(1-α), (v1, v2)
 Perhitungan
Perhitungan menggunakan Microsoft Excel.
Data berikut diambil dari prestasi belajar siswa setelah latihan intensif (Y2) dengan
pengaruh fasilitas belajar siswa.
Misalkan:
Y1 : Fasilitas belajar siswa kurang
Y2 : Fasilitas belajar siswa sedang
Y3 : Fasilitas belajar siswa lebih

No Y1 (Y1)2 Y2 (Y2)2 Y3 (Y3)2


1 27 729 26 676 25 625
2 22 484 23 529 28 784

19
3 21 441 24 576 25 625
4 30 900 27 729 26 676
5 24 576 25 625 20 400
6 28 784 20 400 26 676
7 24 576 30 900 25 625
8 20 400 30 900 24 576
9 25 625 20 400 20 400
10 29 841 15 225
11 26 676
Jumlah 250 6356 225 5735 260 6288
( 250+225+260)2 540225
Ry = = = 18007,5
10+9+11 30
2502 2252 2602
Ay = + + – 18007,5 = 12,9545
10 9 11
2
 Y = 6356 + 5735 + 6288 = 18379

Dy = 18379 – 12,9545 – 18007,5 = 358,545


Daftar Analisis Varians
Sumber Variasi DK JK KT F
Rata2 1 18007,5 18007,5
Antar Kelompok 2 12,9545 6,47727 0,48777
Dalam Kelompok 27 358,545 13,2795
Total 30 18379 - -

 Analisis Hasil
1 1
Ftabel = F(0,95)(2, 27) = F(0,05)(2,27) = 3,35 = 0,89552

Terima H0 jika Fhitung < 0,89552


Fhitung = 0,48777
Maka 0,48777 < 0,89552
Jadi Fhitung < F(1-α) (v1, v2)
 Keputusan Uji
H0 diterima.
 Kesimpulan
Jadi nilai rata-rata pada data Y2 menurut ketiga jenis fasilitas belajar yang berlainan
adalah sama (μ1 = μ2 = μ3).
7. UJI KORELASI
a. X1 dan X2
 Hipotesis

20
H0: Tidak ada korelasi positif antara minat belajar siswa dengan sikap belajar siswa.
H1: Ada korelasi positif antara minat belajar siswa dengan sikap belajar siswa.
 α = 0,05
 Statistik uji yang digunakan uji t
𝑟12 √𝑛−2
𝑡=
√1−𝑟12 2

dk = n – 2
 Kriteria Uji
- Terima H0 jika –t(1 – ½ α) < thitung < t(1 – ½ α)
- Tolak H0 jika thitung ≤ –t(1 – ½ α) atau thitung ≥ t(1 – ½ α)
 Perhitungan
Perhitungan menggunakan Microsoft Excel.
No X1 X2 (x1 – x̅1) (x1 – x̅1)2 (x2 – x̅2) (x2 – x̅2)2 (x1 – x̅1) (x2 – x̅2)
12 93 60 -23,4 547,56 -10,667 113,778 249,6
13 146 85 29,6 876,16 14,333 205,444 424,267
14 118 73 1,6 2,56 2,333 5,44444 3,73333
15 114 58 -2,4 5,76 -12,667 160,444 30,4
16 123 64 6,6 43,56 -6,667 44,4444 -44
17 107 76 -9,4 88,36 5,333 28,4444 -50,133
18 115 51 -1,4 1,96 -19,667 386,778 27,5333
19 135 69 18,6 345,96 -1,667 2,77778 -31
20 140 67 23,6 556,96 -3,667 13,4444 -86,533
21 144 80 27,6 761,76 9,333 87,1111 257,6
22 135 95 18,6 345,96 24,333 592,111 452,6
23 147 87 30,6 936,36 16,333 266,778 499,8
24 120 74 3,6 12,96 3,333 11,1111 12
25 119 62 2,6 6,76 -8,667 75,1111 -22,533
26 118 63 1,6 2,56 -7,667 58,7778 -12,267
27 140 80 23,6 556,96 9,333 87,1111 220,267
28 146 86 29,6 876,16 15,333 235,111 453,867
29 104 43 -12,4 153,76 -27,667 765,444 343,067
30 98 69 -18,4 338,56 -1,667 2,77778 30,6667
31 85 65 -31,4 985,96 -5,667 32,1111 177,933
32 100 70 -16,4 268,96 -0,667 0,44444 10,9333
33 105 70 -11,4 129,96 -0,667 0,44444 7,6
34 95 68 -21,4 457,96 -2,667 7,11111 57,0667
35 121 85 4,6 21,16 14,333 205,444 65,9333
36 123 80 6,6 43,56 9,333 87,1111 61,6
37 110 75 -6,4 40,96 4,333 18,7778 -27,733

21
38 79 60 -37,4 1398,76 -10,667 113,778 398,933
39 85 65 -31,4 985,96 -5,667 32,1111 177,933
40 112 65 -4,4 19,36 -5,667 32,1111 24,9333
41 115 75 -1,4 1,96 4,333 18,7778 -6,0667
∑ 3492 2120 10815,2 3690,67 3708
x̅ 116,4 70,6667

̅̅̅1 )(𝑋2 − 𝑋
∑𝑛𝑖=1(𝑋1 − 𝑋 ̅̅̅2 )
𝑟𝑋1,2 =
̅̅̅1 )2 ∑𝑛𝑖=1(𝑋2 − 𝑋
√∑𝑛𝑖=1(𝑋1 − 𝑋 ̅̅̅2 )2

3708
=
√10815,2 × 3690,67

𝑟𝑋1,2 = 0,586908

Berdasarkan tabel koefisien korelasi dan intrepretasinya didapat nilai 𝑟 = 0,586908


sehingga didapat hubungan korelasi antara 𝑋1 dan 𝑋2 mempunyai hubungan
korelasinya moderat.
𝑟𝑋1,𝑋 √𝑛−2
2
𝑡=
√1−𝑟𝑋1,𝑋2 2

0,586908 √30−2
𝑡=
√1−0,586908 2

0,586908 √28
= 0,809653629

= 3,835745445
 Analisis Hasil
dk = n – 2 = 30 – 2 = 28
ttabel = tdk(1 – ½ α) = t(28)(0,975) = 2,05
Terima H0 jika –2,05 < thitung < 2,05
thitung = 3,835745445
Maka 3,835745445 > 2,05
Jadi thitung > t(1 – ½ α)
 Keputusan Uji
H0 ditolak.
 Kesimpulan
Jadi Ada korelasi positif antara minat belajar siswa dengan sikap belajar siswa.

22
b. Y1 dan Y2
 Hipotesis
H0: Tidak ada korelasi positif antara minat belajar siswa dengan prestasi sebelum
latihan.
H1: Ada korelasi positif antara minat belajar siswa dengan prestasi sebelum latihan.
 α = 0,05
 Statistik uji yang digunakan uji t
𝑟12 √𝑛−2
𝑡=
√1−𝑟12 2

dk = n – 2
 Kriteria Uji
- Terima H0 jika –t(1 – ½ α) < thitung < t(1 – ½ α)
- Tolak H0 jika thitung ≤ –t(1 – ½ α) atau thitung ≥ t(1 – ½ α)
 Perhitungan
Perhitungan menggunakan Microsoft Excel.
No X1 Y1 (x1 – x̅1) (x1 – x̅1)2 (y1 – y̅1) (y1 – y̅1)2 (x1 – x̅1) (y1 – y̅1)
12 93 21,5 -23,4 547,56 -1,3 1,69 30,42
13 146 27 29,6 876,16 4,2 17,64 124,32
14 118 26,5 1,6 2,56 3,7 13,69 5,92
15 114 21,5 -2,4 5,76 -1,3 1,69 3,12
16 123 22 6,6 43,56 -0,8 0,64 -5,28
17 107 20 -9,4 88,36 -2,8 7,84 26,32
18 115 22 -1,4 1,96 -0,8 0,64 1,12
19 135 23 18,6 345,96 0,2 0,04 3,72
20 140 21,5 23,6 556,96 -1,3 1,69 -30,68
21 144 25,5 27,6 761,76 2,7 7,29 74,52
22 135 29 18,6 345,96 6,2 38,44 115,32
23 147 27,5 30,6 936,36 4,7 22,09 143,82
24 120 23,5 3,6 12,96 0,7 0,49 2,52
25 119 20,5 2,6 6,76 -2,3 5,29 -5,98
26 118 20 1,6 2,56 -2,8 7,84 -4,48
27 140 25 23,6 556,96 2,2 4,84 51,92
28 146 27 29,6 876,16 4,2 17,64 124,32
29 104 17 -12,4 153,76 -5,8 33,64 71,92
30 98 17 -18,4 338,56 -5,8 33,64 106,72
31 85 23 -31,4 985,96 0,2 0,04 -6,28
32 100 24 -16,4 268,96 1,2 1,44 -19,68
33 105 24 -11,4 129,96 1,2 1,44 -13,68

23
34 95 25 -21,4 457,96 2,2 4,84 -47,08
35 121 18 4,6 21,16 -4,8 23,04 -22,08
36 123 14 6,6 43,56 -8,8 77,44 -58,08
37 110 12 -6,4 40,96 -10,8 116,64 69,12
38 79 29 -37,4 1398,76 6,2 38,44 -231,88
39 85 18 -31,4 985,96 -4,8 23,04 150,72
40 112 30 -4,4 19,36 7,2 51,84 -31,68
41 115 30 -1,4 1,96 7,2 51,84 -10,08
∑ 3492 684 10815,2 606,8 618,9
Rata-
116,4 22,8
rata
Korelasi 0,241590815

̅̅̅1 )(𝑌1 − 𝑌̅1 )


∑𝑛𝑖=1(𝑋1 − 𝑋
𝑟𝑋1,𝑌1 =
̅̅̅1 )2 ∑𝑛𝑖=1(𝑌1 − 𝑌̅1 )2
√∑𝑛𝑖=1(𝑋1 − 𝑋

618,9
=
√10815,2 × 606,8

𝑟𝑋1,𝑌1 = 0,241590815

Berdasarkan tabel koefisien korelasi dan intrepretasinya didapat nilai 𝑟 =


0,241590815 sehingga didapat hubungan korelasi antara 𝑋1 dan 𝑌1 mempunyai
hubungan korelasinya diabaikan.
𝑟𝑋1,𝑌 √𝑛−2
1
𝑡=
√1−𝑟𝑋1,𝑦1 2

0,241590815 √30−2
𝑡=
√1−0,241590815 2

0,241590815 √28
= 0,970378213

= 1,317402238
 Analisis Hasil
dk = n – 2 = 30 – 2 = 28
ttabel = tdk(1 – ½ α) = t(28)(0,975) = 2,05
Terima H0 jika –2,05 < thitung < 2,05
thitung = 1,317402238
Maka –2,05 < 1,317402238 < 2,05
Jadi –t(1 – ½ α) < thitung < t(1 – ½ α)
 Keputusan Uji

24
H0 diterima.
 Kesimpulan
Jadi Tidak ada korelasi positif antara minat belajar siswa dengan prestasi sebelum
latihan.

c. Lakukan uji keberartian koefisien korelasi 7b


Sebagai kasus 7b diperoleh nilai 𝑟 adalah sebesar 0,241590815 sehingga
besarnya kontribusi variabel 𝑋 terhadap variabel 𝑌 adalah sebagai berikut:
𝐾𝐷 = 2𝑟 × 100%
𝐾𝐷 = 2(0,241590815) × 100%
𝐾𝐷 = 0,48318163 × 100% = 48,318163 %
Berdasarkan hasil perhitungan nilai Koefisien Determinasi, diperoleh nilai
kontribusi variabel X terhadap variabel Y adalah sebesar 48,318163 %. Nilai
48,318163 % menunjukkan bahwa minat belajar memberikan nilai kontribusi
cukup yaitu sebesar 48,318163 % terhadap prestasi belajar sebelum latihan, dan
sisa sebesar 51,68183698 % menunjukkan bahwa ada variabel lain yang
mempengaruhi.

d. X1, X2, dan Y1


 Hipotesis
H0: Tidak ada korelasi positif antara minat belajar, sikap belajar siswa, dengan sikap
belajar siswa.
H1: Ada korelasi positif antara minat belajar, sikap belajar siswa, dengan sikap
belajar siswa.
 α = 0,05
 Statistik uji yang digunakan uji t
𝑟12 √𝑛−2
𝑡=
√1−𝑟12 2

dk = n – 2
 Kriteria Uji
- Terima H0 jika Fhitung < F α (v1 – v2)
- Tolak H0 jika Fhitung ≥ F α (v1 – v2)
 Perhitungan
Perhitungan menggunakan Microsoft Excel.

25
No X1 X2 Y1 X12 X22 Y12 X1 X2 X1 Y1 X2 Y1
12 93 60 21,5 8649 3600 462,25 5580 1999,5 1290
13 146 85 27 21316 7225 729 12410 3942 2295
14 118 73 26,5 13924 5329 702,25 8614 3127 1934,5
15 114 58 21,5 12996 3364 462,25 6612 2451 1247
16 123 64 22 15129 4096 484 7872 2706 1408
17 107 76 20 11449 5776 400 8132 2140 1520
18 115 51 22 13225 2601 484 5865 2530 1122
19 135 69 23 18225 4761 529 9315 3105 1587
20 140 67 21,5 19600 4489 462,25 9380 3010 1440,5
21 144 80 25,5 20736 6400 650,25 11520 3672 2040
22 135 95 29 18225 9025 841 12825 3915 2755
23 147 87 27,5 21609 7569 756,25 12789 4042,5 2392,5
24 120 74 23,5 14400 5476 552,25 8880 2820 1739
25 119 62 20,5 14161 3844 420,25 7378 2439,5 1271
26 118 63 20 13924 3969 400 7434 2360 1260
27 140 80 25 19600 6400 625 11200 3500 2000
28 146 86 27 21316 7396 729 12556 3942 2322
29 104 43 17 10816 1849 289 4472 1768 731
30 98 69 17 9604 4761 289 6762 1666 1173
31 85 65 23 7225 4225 529 5525 1955 1495
32 100 70 24 10000 4900 576 7000 2400 1680
33 105 70 24 11025 4900 576 7350 2520 1680
34 95 68 25 9025 4624 625 6460 2375 1700
35 121 85 18 14641 7225 324 10285 2178 1530
36 123 80 14 15129 6400 196 9840 1722 1120
37 110 75 12 12100 5625 144 8250 1320 900
38 79 60 29 6241 3600 841 4740 2291 1740
39 85 65 18 7225 4225 324 5525 1530 1170
40 112 65 30 12544 4225 900 7280 3360 1950
41 115 75 30 13225 5625 900 8625 3450 2250
∑ 3492 2120 684 417284 153504 16202 250476 80236,5 48742,5

𝑛 ∑ 𝑋1 𝑋2 − ∑ 𝑋1 ∑ 𝑋2
𝑟𝑋1 𝑋2 =
√(𝑛 ∑ 𝑋1 2 − (∑ 𝑋1 )2 )(𝑛 ∑ 𝑋2 2 − (∑ 𝑋2 )2 )

30(250476) − (3492)(2120)
𝑟𝑋1 𝑋2 =
√(30(417284) − (34922 )) (30(153504) − (21202 ))

26
111240
𝑟𝑋1 𝑋2 =
189535,665

𝑟𝑋1 𝑋2 = 0,58690801

𝑛 ∑ 𝑋1 𝑌1 − ∑ 𝑋1 ∑ 𝑌1
𝑟𝑋1 𝑌1 =
√(𝑛 ∑ 𝑋1 2 − (∑ 𝑋1 )2 )(𝑛 ∑ 𝑌1 2 − (∑ 𝑌1 )2 )
30(80236,5) − (3492)(684)
𝑟𝑋1 𝑌1 =
√(30(417284) − (34922 )) (30(16202) − (6842 ))

18567
𝑟𝑋1 𝑌1 =
76853,08728

𝑟𝑋1 𝑌1 = 0,241590815

𝑛 ∑ 𝑋2 𝑌1 − ∑ 𝑋2 ∑ 𝑌1
𝑟𝑋2 𝑌1 =
√(𝑛 ∑ 𝑋2 2 − (∑ 𝑋2 )2 )(𝑛 ∑ 𝑌1 2 − (∑ 𝑌1 )2 )

30(48742,5) − (2120)(684)
𝑟𝑋2 𝑌1 =
√(30(153504) − (21202 ))(30(16202) − (6842 ))

12195
𝑟𝑋2 𝑌1 =
44894,84247

𝑟𝑋2 𝑌1 = 0,271634765

𝑟𝑋1𝑌1 2 + 𝑟𝑋2𝑌1 2 − 2. 𝑟𝑋1𝑌1 . 𝑟𝑋2𝑌1 . 𝑟𝑋1𝑋2


𝑅𝑌.12 = √
1 − 𝑟 𝑋1 𝑋2 2

0,2415908152 +0,2716347652 −2×0,241590815×0,271634765×0,58690801


𝑅𝑌.12 = √ 2
1−0,58690801

0,551205
𝑅𝑌.12 = √0,65538988

𝑅𝑌.12 = 0,289972886

27
𝑅𝑌.12 2⁄
𝐹= 𝑘
(1 − 𝑅𝑌.12 2 )⁄
(𝑛 − 𝑘 − 1)

0,2899728862⁄
𝐹= 2
(1 − 0,2899728862 )
⁄(30 − 2 − 1)

0,1449864
𝐹=
(1 − 0,2899728862 )
⁄(27)

0,1449864
𝐹=
0,033922805

𝐹 = 4,274011075

 Analisis Hasil
Ftabel = Fp(v1, v2) = F(0,05)(2,27) = 3,35
Terima H0 jika Fhitung < F α (v1 – v2)
Fhitung = 4,274011075
Maka 4,274011075 > 3,35
Jadi Fhitung > F α (v1 – v2)
 Keputusan Uji
H0 ditolak.
 Kesimpulan
Jadi Ada korelasi positif antara minat belajar, sikap belajar siswa, dengan sikap
belajar siswa.

28
8. Bagaimana persamaan regresi linier antara:
a. X1 dan X2
No X1 X2 X12 X22 X1 X2
12 93 60 8649 3600 5580
13 146 85 21316 7225 12410
14 118 73 13924 5329 8614
15 114 58 12996 3364 6612
16 123 64 15129 4096 7872
17 107 76 11449 5776 8132
18 115 51 13225 2601 5865
19 135 69 18225 4761 9315
20 140 67 19600 4489 9380
21 144 80 20736 6400 11520
22 135 95 18225 9025 12825
23 147 87 21609 7569 12789
24 120 74 14400 5476 8880
25 119 62 14161 3844 7378
26 118 63 13924 3969 7434
27 140 80 19600 6400 11200
28 146 86 21316 7396 12556
29 104 43 10816 1849 4472
30 98 69 9604 4761 6762
31 85 65 7225 4225 5525
32 100 70 10000 4900 7000
33 105 70 11025 4900 7350
34 95 68 9025 4624 6460
35 121 85 14641 7225 10285
36 123 80 15129 6400 9840
37 110 75 12100 5625 8250
38 79 60 6241 3600 4740
39 85 65 7225 4225 5525
40 112 65 12544 4225 7280
41 115 75 13225 5625 8625
Jumlah 3492 2120 417284 153504 250476

̂ = 𝒂 + 𝒃𝑿
𝒀
(∑ 𝑋2 )(∑ 𝑋1 2 ) − (∑ 𝑋1 )(∑ 𝑋1 𝑋2 )
𝑎=
𝑛. (∑ 𝑋1 2 ) − (∑ 𝑋1 )2
2120 × 417284 − 3492 × 250476
𝑎=
30 × 417284 − 34922
𝑎 = 30,7588

29
𝑛. ∑ 𝑋1 𝑋2 − (∑ 𝑋1 )(∑ 𝑋2 )
𝑏=
𝑛. (∑ 𝑋1 2 ) − (∑ 𝑋1 )2
30 × 250476 − 3492 × 2120
𝑏=
30 × 417284 − 34922
𝑏 = 0,34285
̂ = 𝟑𝟎, 𝟕𝟓𝟖𝟖 + 𝟎, 𝟑𝟒𝟐𝟖𝟓𝑿
𝒀

b. Y1 dan Y2
No X1 Y1 X12 Y12 X1 Y1
12 93 21,5 8649 462,25 1999,5
13 146 27 21316 729 3942
14 118 26,5 13924 702,25 3127
15 114 21,5 12996 462,25 2451
16 123 22 15129 484 2706
17 107 20 11449 400 2140
18 115 22 13225 484 2530
19 135 23 18225 529 3105
20 140 21,5 19600 462,25 3010
21 144 25,5 20736 650,25 3672
22 135 29 18225 841 3915
23 147 27,5 21609 756,25 4042,5
24 120 23,5 14400 552,25 2820
25 119 20,5 14161 420,25 2439,5
26 118 20 13924 400 2360
27 140 25 19600 625 3500
28 146 27 21316 729 3942
29 104 17 10816 289 1768
30 98 17 9604 289 1666
31 85 23 7225 529 1955
32 100 24 10000 576 2400
33 105 24 11025 576 2520
34 95 25 9025 625 2375
35 121 18 14641 324 2178
36 123 14 15129 196 1722
37 110 12 12100 144 1320
38 79 29 6241 841 2291
39 85 18 7225 324 1530
40 112 30 12544 900 3360
41 115 30 13225 900 3450
Jumlah 3492 684 417284 16202 80236,5

30
̂ = 𝒂 + 𝒃𝑿
𝒀
(∑ 𝑌1 )(∑ 𝑋1 2 ) − (∑ 𝑋1 )(∑ 𝑋1 𝑌1 )
𝑎=
𝑛. (∑ 𝑋1 2 ) − (∑ 𝑋1 )2
684 × 417284 − 3492 × 80236,5
𝑎=
30 × 417284 − 34922
𝑎 = 16,139
𝑛. ∑ 𝑋1 𝑌1 − (∑ 𝑋1 )(∑ 𝑌1 )
𝑏= 2
𝑛. (∑ 𝑋1 ) − (∑ 𝑋1 )2
30 × 80236,5 − 3492 × 684
𝑏=
30 × 417284 − 34922
𝑏 = 0,05723
̂ = 𝟏𝟔, 𝟏𝟑𝟗 + 𝟎, 𝟎𝟓𝟕𝟐𝟑𝑿
𝒀

c. X1, X2, dan Y1

No X1 X2 Y1 X12 X22 Y12 X1 X2 X1 Y1 X2 Y1


12 93 60 21,5 8649 3600 462,25 5580 1999,5 1290
13 146 85 27 21316 7225 729 12410 3942 2295
14 118 73 26,5 13924 5329 702,25 8614 3127 1934,5
15 114 58 21,5 12996 3364 462,25 6612 2451 1247
16 123 64 22 15129 4096 484 7872 2706 1408
17 107 76 20 11449 5776 400 8132 2140 1520
18 115 51 22 13225 2601 484 5865 2530 1122
19 135 69 23 18225 4761 529 9315 3105 1587
20 140 67 21,5 19600 4489 462,25 9380 3010 1440,5
21 144 80 25,5 20736 6400 650,25 11520 3672 2040
22 135 95 29 18225 9025 841 12825 3915 2755
23 147 87 27,5 21609 7569 756,25 12789 4042,5 2392,5
24 120 74 23,5 14400 5476 552,25 8880 2820 1739
25 119 62 20,5 14161 3844 420,25 7378 2439,5 1271
26 118 63 20 13924 3969 400 7434 2360 1260
27 140 80 25 19600 6400 625 11200 3500 2000
28 146 86 27 21316 7396 729 12556 3942 2322
29 104 43 17 10816 1849 289 4472 1768 731
30 98 69 17 9604 4761 289 6762 1666 1173
31 85 65 23 7225 4225 529 5525 1955 1495
32 100 70 24 10000 4900 576 7000 2400 1680
33 105 70 24 11025 4900 576 7350 2520 1680
34 95 68 25 9025 4624 625 6460 2375 1700
35 121 85 18 14641 7225 324 10285 2178 1530

31
36 123 80 14 15129 6400 196 9840 1722 1120
37 110 75 12 12100 5625 144 8250 1320 900
38 79 60 29 6241 3600 841 4740 2291 1740
39 85 65 18 7225 4225 324 5525 1530 1170
40 112 65 30 12544 4225 900 7280 3360 1950
41 115 75 30 13225 5625 900 8625 3450 2250
Jumlah 3492 2120 684 417284 153504 16202 250476 80236,5 48742,5
Rata-
116,4 70,6667 22,8 13909,5 5116,8 540,067 8349,2 2674,55 1624,75
rata

̂ = 𝒃𝟎 + 𝒃𝟏 𝑿𝟏 + 𝒃𝟐 𝑿𝟐
𝒀
(∑ 𝑋1 2 )(∑ 𝑋2 𝑌1 )−(∑ 𝑋1 𝑋2 )(∑ 𝑋1 𝑌1 )
𝑏2 = (∑ 𝑋1 2 )(∑ 𝑋2 2 )−(∑ 𝑋1 𝑋2 )2

(417284)(48742,5)−(250476)(80236,5)
𝑏2 = (417284)(153504)−(250476)2

𝑏2 = 0,18393
(∑ 𝑋2 2 )(∑ 𝑋1 𝑌1 )−(∑ 𝑋1 𝑋2 )(∑ 𝑋2 𝑌1 )
𝑏1 = (∑ 𝑋1 2 )(∑ 𝑋2 2 )−(∑ 𝑋1 𝑋2 )2

(153504)(80236,5)−(250476)(48742,5)
𝑏1 = (417284)(153504)−(250476)2

𝑏1 = 0,08188
𝑏0 = 𝑌̅1 − 𝑏1 ̅̅̅ ̅̅̅2
𝑋1 − 𝑏2 𝑋
𝑏0 = 22,8 − 0,08188 × 116,4 − 0,18393 × 70,6667
𝑏0 = 0,27166
̂ = 𝒃𝟎 + 𝒃𝟏 𝑿𝟏 + 𝒃𝟐 𝑿𝟐
𝒀
̂ = 𝟎, 𝟐𝟕𝟏𝟔𝟔 + 𝟎, 𝟎𝟖𝟏𝟖𝟖𝑿𝟏 + 𝟎, 𝟏𝟖𝟑𝟗𝟑𝑿𝟐
𝒀

d. Jelaskan arti dari setiap koefisien regresi 8a


̂ = 𝟑𝟎, 𝟕𝟓𝟖𝟖 + 𝟎, 𝟑𝟒𝟐𝟖𝟓𝑿
𝒀
Artinya: menyatakan besarnya perubahan 𝑌̂ terhadap X sebesar 1 satuan X dengan
30,7588 selalu konstan.
e. Lakukan uji keberartian koefisien regresi 8a
f. Lakukan uji linieritas 8a
g. Jelaskan arti dari setiap koefisien regresi 8c
̂ = 𝟎, 𝟐𝟕𝟏𝟔𝟔 + 𝟎, 𝟎𝟖𝟏𝟖𝟖𝑿𝟏 + 𝟎, 𝟏𝟖𝟑𝟗𝟑𝑿𝟐
𝒀
Artinya: menyatakan besarnya perubahan 𝑌̂ terhadap X1 sebesar 1 satuan X1 dan
terhadap X2 sebesar 1 satuan X2 dengan 0,27166 selalu konstan

32
h. Lakukan uji keberartian koefisien regresi 8c
i. Lakukan uji linieritas 8c

ANAVA DUA ARAH

3. Data berikut adalah nilai akhir yang dicapai oleh 5 mahasiswa dalam mata kuliah
matematika, bahasa inggris, bahasa prancis, dan biologi.
Mahasiswa Mata Kuliah
Matematika Bahasa Inggris Bahasa Prancis Biologi
1 68 57 73 61
2 83 94 91 86
3 72 81 63 59
4 55 73 77 66
5 92 68 75 87
Gunakan taraf nyata 0,05 untuk menguji hipotesis bahwa :
a. Empat mata kuliah itu mempunyai kesulitan yang sama
b. Kelima mahasiswa itu mempunyai kemampuan yang sama
7. Data berikut menyatakan banyaknya kata permenit hasil ketikan 4 sekretaris dengan
menggunakan 4 mesin ketik yang berbeda :
Sekretaris Mesin Ketik
Royal IBM Underwood Olivetti
Kim 78 62 71 77
Doug 57 49 62 60
Rhonda 69 78 72 83
Kevin 71 66 59 67
Gunakan taraf nyata 0,05 untuk menguji hipotesis bahwa :
a. Keempat sekretaris tersebut mengetik sama cepatnya.
b. Jenis mesin ketik tidak berpengaruh pada kecepatan mengetik.
8. Data berikut adalah hasil 4 kali quis yang diperoleh 5 mahasiswa untuk mata kuliah
matematika, bahasa inggris, bahasa prancis, dan biologi;
Mata kuliah
Mahasiswa
Matematika Bahasa Inggris Bahasa Prancis Biologi

33
1 88 63 51 58 73 81 87 81
79 80 72 65 77 77 92 76
2 79 96 85 95 82 36 80 93
56 68 67 88 80 68 62 67
3 67 66 74 47 91 95 77 70
51 89 59 82 59 92 84 73
4 35 60 76 49 43 52 55 49
64 70 26 76 42 32 53 56
5 99 77 84 94 95 81 83 76
87 95 83 76 98 96 87 80
Gunakan taraf nyata 0,05 untuk menguji hipotesis bahwa :
a. Keempat mata kuliah itu mempunyai tingkat kesulitan yang sama;
b. Kelima mahasiswa itu mempunyai kemampuan yang sama;
c. Mahasiswa dan mata kuliah tidak saling berinteraksi.
9. Tiga varietas kentang hendak dibandingkan hasilnya. Percobaannya hendak
dilaksanakan dengan menggunakan 9 petak yang seragam di masing-masing 4 lokasi
yang berbeda. Di setiap lokasi setiap varietas dicobakan pada 3 petak yang ditentukan
secara acak. Hasilnya, dalam kuintal per petak adalah sebagai berikut :
Lokasi Varietas Kentang
A B C
1 15 20 22
19 24 17
12 18 14
2 17 24 26
10 18 19
13 22 21
3 9 12 10
12 15 5
6 10 8
4 14 21 19
8 16 15
11 14 12
Gunakan taraf nyata 0,05 untuk menguji hipotesis bahwa :
a. Tidak ada perbedaan kemampuan daya hasil diantara 3 varietas kentang tersebut;
b. Lokasi yang berbeda tidak berpengaruh pada hasil;
c. Lokasi dan varietas kentang tidak berinteraksi;

34
Jawab :
3. Analisis 5 mahasiswa dalam mata kuliah matematika, bahasa inggris, bahasa prancis, dan
biologi
 Hipotesis :
a. .H’o : 𝛽1 = 𝛽2 = 𝛽3 = 𝛽4
H’1 : sekurang kurangnya satu βi tidak sama dengan nol
b. H’’o : 𝛼1 = 𝛼2 = 𝛼3 = 𝛼4 = 𝛼5
H’’1 : sekurang kurangnya satu αi tidak sama dengan nol
 α = 0,05
 wilayah kritik : F0,05(4, 12) = 3,26 dan F0,05(3, 12) = 3,59 sehingga f2 > 3,26 dan f1 > 3,59
 perhitungan :
JKT = 2772,95

JKB = 111286,8 - 109668,05 = 1618,7

JKK = 109710,2 - 109668,05 = 42,15

JKG = 2772,95 - 1618,7 - 42,15 = 1112,1

Sumber Jumlah Derajat Kuadrat tengah F hitung


Keragaman Kuadrat Kebebasan
Nilai tengah 1618,7 4 𝑠1 2 = 404,675 𝐹2 = 4,366604
baris
Nilai tengah 42,15 3 𝑠2 2 = 14,05 𝐹1 = 0,151605
kolom
Galat 1112,1 12 𝑠3 2 = 92,675

Total 2772,95 19
 Keputusan :
a. H’o diterima, dan disimpulkan bahwa Empat mata kuliah itu mempunyai kesulitan
yang sama
b. H’’o ditolak, dan disimpulkan bahwa Kelima mahasiswa itu mempunyai
kemampuan yang berbeda.
7. Analisis banyaknya kata permenit hasil ketikan 4 sekretaris dengan menggunakan 4 mesin
ketik yang berbeda

 Hipotesis
a. Ho’: 𝛼1 = 𝛼2 = 𝛼3 = 𝛼4
H1’ : sekurang kurangnya satu αi tidak sama dengan nol
b. Ho’: 𝛽1 = 𝛽2 = 𝛽3 = 𝛽4
H1’ : sekurang kurangnya satu βi tidak sama dengan nol

35
 α = 0,05
 wilayah kritik : F0,05(3, 9) = 3,86 dan F0,05(3, 9) = 3,89 sehingga f1 > 3,86 dan f2 > 3,86
 perhitungan :

JKT = 74277 - 73035,06 = 1241,938

JKB = 73825,25 - 73035,06 = 790,1875

JKK = 73178,75 - 73035,06 = 143,6875

JKG = 1241,938 - 790,1875 - 143,6875 = 308,0625

Sumber Jumlah Derajat Kuadrat tengah F hitung


Keragaman Kuadrat Kebebasan
Nilai tengah 790,1875 3 𝑠1 2 = 263,3958 𝐹1 = 7,69507
baris
Nilai tengah 143,6875 3 𝑠2 2 = 47,89583 𝐹2 = 1,39927
kolom
Galat 308,0625 9 𝑠3 2 = 34,22917
Total 1241,938 15
 Keputusan :
a. Ho’ ditolak, dan disimpulkan bahwa Keempat sekretaris tersebut mengetik
berbeda cepatnya
b. H’o diterima, dan disimpulkan bahwa Jenis mesin ketik tidak berpengaruh pada
kecepatan mengetik.

8. Hasil 4 kali quis yang diperoleh 5 mahasiswa untuk mata kuliah matematika, bahasa
inggris, bahasa prancis, dan biologi
 Hipotesis :
a. H’o : 𝛽1 = 𝛽2 = 𝛽3 = 𝛽4
H’1 : sekurang kurangnya satu βi tidak sama dengan nol
b. H’’o : 𝛼1 = 𝛼2 = 𝛼3 = 𝛼4 = 𝛼5
H’’1 : sekurang kurangnya satu αi tidak sama dengan nol
c. H’’o : (𝛼𝛽)11 = (𝛼𝛽)12 = (𝛼𝛽)13 = ⋯ = (𝛼𝛽)54
H’’1 : sekurang kurangnya satu αβi tidak sama dengan nol
 α = 0,05
 wilayah kritik : F0,05(3, 60) = 2,76 , F0,05(4, 60) = 2,52 , F0,05(12, 60) = 1,92
a. 𝐹1 > 2,76
b. 𝐹2 > 2,52
c. 𝐹3 > 1,92

36
 perhitungan :
𝐽𝐾𝑇 = 444777 − 421515,613 = 23261,388

𝐽𝐾𝐵 = 431556,563 − 421515,613 = 10040,95

𝐽𝐾𝐾 = 421673,6 − 421515,613 = 157,9375

𝐽𝐾(𝐵𝐾) = 434982,3 − 431556,56 − 421673,6 + 421515,613 = 3267,75

𝐽𝐾𝐺 = 23261,388 – 10040,95 – 157,9375 − 3267,75 = 9794,75

Sumber Jumlah Derajat Kuadrat tengah F hitung


Keragaman Kuadrat Kebebasan
Nilai tengah 157,9375 3 𝑠1 2 = 52,64583333 𝐹1 = 0,322494193
kolom
Nilai tengah 10040,95 4 𝑠2 2 = 2510,2375 𝐹2 = 15,37703872
baris
Interaksi 3267,75 12 𝑠3 2 = 272,3125 𝐹3 = 1,66811302
Galat 9794,75 60 𝑠4 2 = 163,2458333
Total 23261,388 79
 Keputusan :
a. H’o diterima, maka Keempat mata kuliah itu mempunyai tingkat kesulitan yang
sama.
b. H’’o ditolak, maka Kelima mahasiswa itu mempunyai kemampuan yang berbeda
c. H’’’o diterima, maka Mahasiswa dan mata kuliah tidak saling berinteraksi

9. Lokasi dan varietas kentang


 Hipotesis :
a. H’o : 𝛽1 = 𝛽2 = 𝛽3
H’1 : sekurang kurangnya satu βi tidak sama dengan nol
b. H’’o : 𝛼1 = 𝛼2 = 𝛼3 = 𝛼4
H’’1 : sekurang kurangnya satu αi tidak sama dengan nol
c. H’’o : (𝛼𝛽)11 = (𝛼𝛽)12 = (𝛼𝛽)13 = ⋯ = (𝛼𝛽)43
H’’1 : sekurang kurangnya satu αβi tidak sama dengan nol
 α = 0,05
 wilayah kritik : 𝐹0,05(2,24) = 3,40 , 𝐹0,05(3,24) = 3,01 , 𝐹0,05(6,24) = 2,51
a. 𝐹1 > 3,40
b. 𝐹2 > 3,01
c. 𝐹3 > 2,51
 perhitungan :
37
𝐽𝐾𝑇 = 9342 – 8341,778 = 1000,222

𝐽𝐾𝐵 = 8810 – 8341,778 = 468,2222

𝐽𝐾𝐾 = 8538 – 8341,778 = 196,2222

𝐽𝐾(𝐵𝐾) = 9084,667 – 8810 – 8538 + 8341,778 = 78,44444

𝐽𝐾𝐺 = 1000,222 – 468,2222 – 196,2222 – 78,44444 = 257,3333

Sumber Jumlah Derajat Kuadrat tengah F hitung


Keragaman Kuadrat Kebebasan
Nilai tengah 196,2222 2 𝑠1 2 = 98,11111 𝐹1 = 9,150259
kolom
Nilai tengah 468,2222 3 𝑠2 2 = 156,0741 𝐹2 = 14,55613
baris
Interaksi 78,44444 6 𝑠3 2 = 13,07407 𝐹3 = 1,219344
Galat 257,3333 24 𝑠4 2 = 10,72222
Total 1000,222 35
 Keputusan :
a. H’o ditolak, maka ada perbedaan kemampuan daya hasil diantara 3 varietas
kentang tersebut
b. H’’o ditolak, maka Lokasi yang berbeda berpengaruh pada hasil
c. H’’’o diterima, maka Lokasi dan varietas kentang tidak berinteraksi

38