Sie sind auf Seite 1von 49

MATERI 5

FLAGELLATA
/MASTIGOPHORA

1
MATERI 5 FLAGELLATA
Berasal dari kata Flagellum = bulu cambuk,
Mastighopora( mastix = bulu cambuk,
phoros = membawa
Fungsi Flagel : alat gerak, alat peraba, &
penangkap mangsa.
tubuh lebih tetap ( kaku) dibandingkan dengan
flagellata karena dilindungi pelikel
Bentuk : panjang, bulat, oval
Habitat : air tawar, air laut, tempat basah, didalam
tubuh mahkluk sebagai parasit
Reproduksi : pembelahan secara binner (
membujur)
2
MATERI 5

Penggolongan Flagellata
 I. Flagellata traktus digestivus (hidup
dirongga usus) dan mulut & Flagellata
traktus urogenital ( hidup di vagina, uretra
&prostat)

 II. Flagellata darah & jaringan

3
MATERI 5

1. Flagellata traktus digestivus

1. Giardia lamblia
2. Trichomonas vaginalis
3. T. tenax
4. T. hominis

4
5
Giardia lamblia

6
Sejarah
 1681 Antoni van Leewenhoek  MO yg
bergerak2 dlm tinjanya
 1859  Lamb namai intestinalis
 1951 Stiles  nama Giardia lamblia utk
menghormati Prof.Giard & Dr. F.Lamb.

 HOSPES
 Manusia
 Penyakit: giardiasis

7
Distribusi geografik
Tersebar kosmopolit
 Daerah beriklim panas, indonesia

 MORFOLOGI & DAUR HIDUP


 Bentuk trofozoit ( ditemukan dlm tinja cair) & kista
 Kista matang tdd 4 inti, kista immature 2 inti.
 G.lamblia hidup di rongga usus kecil & kandung
empedu
 Mempunyai batil isap--melekat iritasi
 Diare,mual anoreksia,feses banyak &berbau
busuk,Penurunan BB

8
Siklus hidup G.lamblia

9
Diagnosis

10
Epidemiologii
 Penyebaran : makanan & minumana yg
terkontaminasi
 Vektor : Lalat
 Day care center( penitipan Anak)
 Penjaja makanan infeksi  anak-anak
 Dewasa :
 Travelers diare
 Org yg berkemahhewan liar
 Hubungan seksual

11
Pencegahan

 Higiene perorangan
 Kebersihan Keluarga dan kelompok
 Hindari air minum yg terkontaminasi

12
Trichomonas vaginalis

Trichomonas vaginalis adalah protozoa


parasit anaerobik berflagela dan agen
penyebab trikomoniasis salah satu
penyebab penyakit yang ditularkan
secara seksual (sexually transmitted
disease (STD))

13
 Donne1836  parasit dlm sekret
vaginavaginistis

 Hospes:
 Manusia
 Wanita trichominiasis vagina
 Pria  prostatitis

14
15
16
Trichomonas vaginalis

17
Trichomonas vaginalis
C. Sumber infeksi:
Trich is not spread through normal physical contact such
as hugging, kissing, sharing dishes, or sitting on a toilet
seat. In addition,
it can’t be spread through sexual contact that doesn’t
involve the genitals

Your risk of infection can increase due to having:

o multiple sexual partners


o a history of other STIs
o previous trichomoniasis infections
o sex without a condom

18
D.Siklus hidup trichomonas vaginalis

19
E. DIAGNOSIS

 Keputihan
 Rasa panas & gatal pd vulva/vagina
 Adanya sekret, encer, berbusa, bau tidak
sehat, warna kekuningan. Lesi bekas
garukan krn gatal
 Diagnosis lab:
 Ditemukan parasit pada sekret vagina,
sekret uretra,sekret prostat, urin

20
DIAGNOSIS next…

Diagnosis lab:
 cell cultures
 antigen tests (antibodies bind if the
Trichomonas parasite is present, which causes a
color change that indicates infection)
 tests that look for Trichomonas DNA
 examining samples of vaginal fluid (for women)
or urethral discharge (for men) under a
microscope
 Ditemukan parasit pada sekret vagina, sekret
uretra,sekret prostat, urin

21
Treatment/Pengobatan
O Trichomoniasis can be cured with antibiotics.
metronidazole (Flagyl) or tinidazole (Tindamax).
O Do not drink any alcohol for the first 24 hours
after taking metronidazole or the first 72 hours
after taking tinidazole.
O It can cause severe nausea and vomiting
O follow-up test for trich at least three months
after your treatment.

22
Pengobatan
Membersihkan mukosa vagina
Obat-obat per os & lokal
Metronidazol 2x250mg/hari. 5-7 hari untuk
suami & istri
Wanita dosis lokal 500 mg ( tab.vaginal) 5-7
hari

23
Penyakit komplikasi dengan
STD
O Genital inflammation caused by
trichomoniasis can increase your risk of
getting HIV, along with other STIs.
O It also becomes easier for you to spread the
virus to someone else when you have trich.
O gonorrhea, chlamydia, and bacterial
vaginosis often occur with trich. Untreated
infections can result in pelvic inflammatory
disease (PID). Complications of PID include
24
Trichomoniasis dengan
kehamilan
O Bayi lahir premature
O Berat lahir bayi rendah
O Bayi akan terinfeksi Trich.

25
Pencegahan Trichomoniasis
O abstaining from all sexual activity.
O Use latex condoms during sexual intercourse
to reduce your chances of contracting trich
and other STIs

26
2. Flagellata darah & jaringan

Genus Genus
trypanosoma Leishmania

Penyebab penyakit pada manusia

27
T. b. gambiense causes
West African sleeping sickness
and T. b. rhodesiense
causes East African sleeping sicknes

LL. donovani kala azar =leshmaniasis viseral


L. tropica oriental sore=>leshmaniasis kulit
L. brasiliensis Leshmaniasis mucocutis
28
Penyakit Tidur afrika

1. Tripanosoma brucei
gambiense

Parasit ini ditularkan ke tubuh manusia melalui gigitan lalat tsetse


(genus Glossina ). Lalat tsetse hanya ditemukan di sub-Sahara
Afrika. Ada 2 jenis penyebab tripanosomiasis Afrika
Infestasi dari Ibu hamil ke anak
infestasi yang tidak disengaja yang terjadi di laboratorium karena
tertusuk jarum yang terkontaminasi, dan penularan parasit
melalui kontak seksual.
29
Tanda dan gejala klinis

Berkembang biak dengan cepat setelah terinfeksi


Trypanosoma akan berkembang biak pada jaringan subkutan, darah dan
kelenjar getah bening
tahap I
Tahap ini disebut tahap haemo-limfatik yang menimbulkan beberapa
keluhan seperti demam, sakit kepala, nyeri sendi dan gatal.
Tahap II
Pada tahap kedua, parasit ini melewati sawar darah otak untuk
menginfestasi sistem saraf pusat (SSP) yang dikenal sebagai tahap
neurologis atau meningo-encephalic. Secara umum tanda dan gejala
penyakit lebih jelas terlihat, diantaranya perubahan perilaku, kebingungan,
gangguan sensorik, koordinasi yang buruk dan gangguan siklus tidur yang
merupakan ciri penting

30
Diagnosa:

Pengelolaan penyakit dapat dilakukan dengan


skrining menggunakan tes serologis
dan memeriksa tanda klinis, terutama kelenjar
getah bening servikal yang bengkak.
Jenis pengobatannya tergantung pada stadium
penyakit

31
Penilaian hasil pengobatan memerlukan follow up pasien sampai 24
bulan
dan memerlukan pemeriksaan laboratorium cairan tubuh,
termasuk cairan serebrospinal, karena parasit dapat tetap bertahan
dalam waktu lama.
Secara farmakologis, ada lima obat yang diberikan.
tahap pertama yaitu Pentamidin dan Suramin
untuk tahap kedua yaitu Melarsoprol, Flornithine, dan Nifurtimox.

There is no test of cure for African trypanosomiasis. After


treatment patients need to have serial examinations of their
cerebrospinal fluid for 2 years, so that relapse can be detected if it
occurs.
32
Pencegahan
There is no vaccine or drug for prophylaxis against African trypanosomiasis.
Preventive measures are aimed at minimizing contact with tsetse flies. Local
residents are usually aware of the areas that are heavily infested and they can
provide advice about places to avoid. Other helpful measures include:

Wear long-sleeved shirts and pants of medium-weight material in neutral colors


that blend with the background environment. Tsetse flies are attracted to bright
or dark colors, and they can bite through lightweight clothing.
Inspect vehicles before entering. The flies are attracted to the motion and dust
from moving vehicles.
Avoid bushes. The tsetse fly is less active during the hottest part of the day but
will bite if disturbed.
Use insect repellent. Permethrin-impregnated clothing and insect repellent have
not been proved to be particularly effective against tsetse flies, but they will
prevent other insect bites that can cause illness.

33
Trypanasoma brucei
SIKLUS HIDUP

34
Leshmaniasis

Leishmaniasis is caused by infection with Leishmania parasites,


which are spread by the bite of infected sand flies.

Bentuk yang umum :


1. cutaneous leishmaniasis, which causes skin sores,
2. visceral leishmaniasis, which affects several internal organs
(usually spleen, liver, and bone marrow)

35
L. donovani kala azar =leshmaniasis
viseral

36
37
38
39
2 stadium:
 A. stadium amastigot/ leshmania manusia
& hospes reservoar
 B. Stadium promastigot/ s.leptomonas 
hospes perantara lalat Phlebotomus(lalat
pasir)/lutzomyia pd biakan N.N.N ( novi-Mac
Neil-Nicole

40
 Waktu lalat mengisap darah penderita
leshmaniasis,stadium amastigot terisap & dlm
lambung ( midgut)  stadium promastigot,
berkembang biak dgn cepat secara belah pasang
longitudinal menjadi banyak dlm 3-5 hari
 Stad. Promastigot bermigrasi mell. Esofagus dan
faring ke sal. Hipofaring.
 Stad.promatigot= stad. Infektif yg dpt
ditularkan ke manusia & HR ( hospes reservoar)
 Dlm badan manusia promastigot  amastigot
hidup didlm sel

41
42
 Pada tubuh lalat
 Pada tubuh nyamuk

43
 Banyak sel RE yg rusak tubuh membuat sel
–sel baru, hiperplasi & hipertrofi sel RE
 Splenomegali
 Hepatomegali
 Limfadenopati
 Anemia
 Masa tunas 2-4 bulan setelah itu
 Demam 2-4 minggu
 Diare dan disentri
 Timbul kelainan kulit setelah gejala kalaazar
surut
44
1. Menemukan parasit dlm sediaan darah
lgs,biopsi hati.limpa, & sumsum tl belakang
2. Biakan dlm medium N.N.N
3. Inokulasi bahan pada binatang percobaan
4. Reaksi Imunologi yaitu:
 a.aglutinasi lgs (DAT= direct aggutination
test)
 b.ELISA
 c. Western Blot deteksi antigen yg timbul
selama infeksi
 d.PCR

45
Light-microscopic examination of a stained bone marrow
specimen from a patient with visceral leishmaniasis—showing a
macrophage (a special type of white blood cell) containing
multiple Leishmania amastigotes (the tissue stage of the
parasite). Note that each amastigote has a nucleus (red arrow)
and a rod-shaped kinetoplast (black arrow). Visualization of
the kinetoplast is important for diagnostic purposes, to be
confident the patient has leishmaniasis. (Credit: CDC/DPDx)
46
 Na. antimonium glukonat
 Etilstibamin
 Diamin
 Diamidin
 Pentamidin
 Ampoterisin B
 Stilbamidin
 Istirahat total, makanan tinggi protein &
vitamin, Transfusi darah,

47
 Vaksin yg dibuat dr leshmaniasis mati
 Vaksin dibuat dr rekayasa genetik

 Pelajari L. donovani, dan L.tropica

48
49